Baca Juga: Pantau KM Labobar, Wamenhub dan WamenPANRB Puji Transformasi Digital PELNI
Komitmen “Safety First” dan Kanal Resmi
Menghadapi arus balik yang berlangsung hingga 6 April 2026, Pelni memperkuat layanan melalui penambahan petugas di pelabuhan strategis dan optimalisasi fasilitas di atas kapal.
Manajemen mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan menghindari pembelian tiket melalui calo.
“Kami selalu utamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan safety first, zero accident dan service excellent. Jika ada penumpang yang membutuhkan bantuan selama pelayaran, kru kapal kami siap melayani dengan sepenuh hati,” pungkas Ditto.
Tiket resmi dapat diperoleh melalui aplikasi Pelni Mobile maupun jaringan mitra seperti perbankan (BCA, Mandiri, BNI, BRI) dan gerai minimarket.
Baca Juga: Efek Kebijakan WFA, Penumpang Kapal PELNI Lonjak Signifikan Jelang Lebaran
Langkah ini diambil untuk memastikan transportasi laut nasional tetap andal dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat selama masa angkutan Lebaran 1447 H.
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat Periode Arus Mudik 6 – 22 Maret 2026 :
1. Balikpapan (24.672 pax)
2. Batam (23.776 pax)
3. Makassar (23.525 pax)
4. Ambon (16.608 pax)
5. Kumai (16.248 pax)
Pelabuhan Kedatangan Terpadat Periode Arus Mudik 6 – 22 Maret 2026 :
1. Surabaya (39.912 pax)
2. Belawan (23.559 pax)
3. Makassar (22.556 pax)
4. Bau-Bau (19.382 pax)
5. Ambon (15.140 pax)
Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026: PELNI Angkut 1.230 Penumpang Rute Balikpapan-Surabaya






