<strong>URBANCITY.CO.ID</strong> – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mulai memperketat kesiapan armada guna menyambut gelombang arus balik Lebaran 2026. Setelah melayani lebih dari 316 ribu pemudik pada fase keberangkatan, perusahaan pelayaran pelat merah ini kini fokus mengantisipasi kepadatan penumpang yang diprediksi mencapai puncaknya pada awal April mendatang. Sekretaris Perusahaan Pelni, Ditto Pappilanda, mengungkapkan bahwa data penjualan tiket menunjukkan pergerakan penumpang masih sangat tinggi. Hingga 23 Maret 2026, sebanyak 171.438 tiket untuk periode arus balik telah ludes terjual. “Per tanggal 23 Maret 2026, total penjualan tiket untuk periode arus balik telah mencapai 171.438 tiket. Puncak arus balik kami prediksi akan terjadi pada 2 April 2026 dengan proyeksi sebanyak 27.009 penumpang,” ujar Ditto dalam keterangannya, Selasa, 24 Maret 2026. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/sisa-kuota-28-persen-diskon-tiket-kapal-pelni-diserbu-pemudik/">Sisa Kuota 28 Persen, Diskon Tiket Kapal PELNI Diserbu Pemudik</a></strong> <strong>Evaluasi Arus Mudik: Balikpapan Paling Sibuk</strong> Sepanjang periode mudik (6–22 Maret 2026), Pelni mencatat Pelabuhan Balikpapan sebagai titik keberangkatan paling padat di Indonesia. Sementara itu, Surabaya menjadi pelabuhan tujuan dengan volume kedatangan tertinggi. Jalur Batam–Belawan tetap menjadi rute primadona yang paling banyak diminati masyarakat tahun ini. Puncak arus mudik sendiri terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran) dengan total 31 ribu penumpang dalam sehari. Meski terjadi lonjakan, Pelni mengklaim operasional tetap terkendali berkat penerapan standar keamanan yang ketat.<!--nextpage--> <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/pantau-km-labobar-wamenhub-dan-wamenpanrb-puji-transformasi-digital-pelni/">Pantau KM Labobar, Wamenhub dan WamenPANRB Puji Transformasi Digital PELNI</a></strong> <strong>Komitmen "Safety First" dan Kanal Resmi</strong> Menghadapi arus balik yang berlangsung hingga 6 April 2026, Pelni memperkuat layanan melalui penambahan petugas di pelabuhan strategis dan optimalisasi fasilitas di atas kapal. Manajemen mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan menghindari pembelian tiket melalui calo. “Kami selalu utamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan safety first, zero accident dan service excellent. Jika ada penumpang yang membutuhkan bantuan selama pelayaran, kru kapal kami siap melayani dengan sepenuh hati,” pungkas Ditto. Tiket resmi dapat diperoleh melalui aplikasi Pelni Mobile maupun jaringan mitra seperti perbankan (BCA, Mandiri, BNI, BRI) dan gerai minimarket. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/efek-kebijakan-wfa-penumpang-kapal-pelni-lonjak-signifikan-jelang-lebaran/">Efek Kebijakan WFA, Penumpang Kapal PELNI Lonjak Signifikan Jelang Lebaran</a></strong> Langkah ini diambil untuk memastikan transportasi laut nasional tetap andal dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat selama masa angkutan Lebaran 1447 H. Pelabuhan Keberangkatan Terpadat Periode Arus Mudik 6 - 22 Maret 2026 : 1. Balikpapan (24.672 pax) 2. Batam (23.776 pax) 3. Makassar (23.525 pax) 4. Ambon (16.608 pax) 5. Kumai (16.248 pax) Pelabuhan Kedatangan Terpadat Periode Arus Mudik 6 - 22 Maret 2026 : 1. Surabaya (39.912 pax) 2. Belawan (23.559 pax) 3. Makassar (22.556 pax) 4. Bau-Bau (19.382 pax) 5. Ambon (15.140 pax) <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/mudik-gratis-bumn-2026-pelni-angkut-1-230-penumpang-rute-balikpapan-surabaya/">Mudik Gratis BUMN 2026: PELNI Angkut 1.230 Penumpang Rute Balikpapan-Surabaya</a></strong><!--nextpage--> Ruas Terpadat Periode Arus Mudik 6 - 22 Maret 2026 : 1. Batam – Belawan (21.174 pax) 2. Balikpapan – Surabaya (12.110 pax) 3. Kumai – Semarang (10.192 pax) 4. Makassar – Surabaya (7.314 pax) 5. Belawan – Batam (6.390 pax). (*)