URBANCITY.CO.ID – Banjir bandang menerjang lima Kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tepat pada hari jadinya yang ke-451, Sabtu 24 Januari 2026.
Bencana yang dipicu hujan deras disertai angin kencang selama dua hari berturut-turut itu membuat masyarakat berduka dan urung merayakan ulah tahun wilayahnya.
Sejumlah rumah warga, jembatan di wilayah terdampak rusak, akses jalan terputus dan ratusan pohon ikut tumbang. Batangan pohon tumbang dan beberapa material pun ikut terseret hingga ke Kali Comal.
Wilayah yang terkena banjir akibat meluapnya air dari aliran sungai meliputi Kecamatan Pulosari, Belik, Moga, Watukumpul dan Warungpring.
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana mengatakan, seluruh pohon tumbang telah dievakuasi oleh petugas gabungan TNI-Polri, BPBD dan instansi terkait.
AKBP Rendy menambahkan, air luapan sungai Kali Soso dan Kali Penakir mengakibatkan beberapa jembatan rusak, dan beberapa rumah terdampak luapan.
”Sampai saat ini, jumlah rumah dan jembatan yang rusak, serta kerugian materiil masih dalam pendataan,” kata Kapolres Pemalang.
Beberapa warga di wilayah Kecamatan Pulosari menyebut, banjir bandang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, kisaran pukul 00.00 hingga 02.00 WIB.
Baca Juga: Alhamdulillah, Nasabah Terdampak Banjir Sumatera Dapat Relaksasi Kredit Konsumer BTN
Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang secara resmi menetapkan status tanggap darurat bencana.




