Menperin Jamin Stok Pakaian dan Sepatu Melimpah Jelang Lebaran 2026: Industri TPT Tumbuh Stabil

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat memaparkan tentang stok pakaian dan sepatu yang melimpah jelang Lebaran 2026. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Kemenperin)

URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT), pakaian jadi, hingga alas kaki nasional dalam kondisi prima untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kesiapan ini didukung oleh kinerja sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) yang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun lalu.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa momentum musiman ini selalu menjadi penggerak utama konsumsi domestik, terutama untuk produk busana muslim, perlengkapan ibadah, dan sepatu.

Industri dalam negeri dilaporkan telah melakukan persiapan produksi sejak awal tahun guna mengantisipasi permintaan yang memuncak.

Baca Juga: Menjalin Sinergi Global: Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Kunjungi MIND ID di Indonesia

“Kinerja sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) yang terus menunjukkan tren positif menjadi modal kuat bagi industri nasional dalam menjaga ketersediaan pasokan, kualitas produk, serta keterjangkauan harga di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran,” ujar Agus Gumiwang dalam keterangan resminya, Jumat, 13 Maret 2026.

IKFT Sebagai Tulang Punggung Ekonomi

Sepanjang tahun 2025, sektor IKFT mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,11 persen dengan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai 3,87 persen. Nilai ekspor di sektor ini pun cukup fantastis, yakni menembus angka USD 47,95 miliar, dengan serapan tenaga kerja total mencapai 6,71 juta orang.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.