Semangat pembaruan tersebut kemudian dirangkum Agus melalui konsep wajah baru kedua institusi yang sama-sama membawa nama Jakarta.
“New coach, new players, new energy. Dari Bank Jakarta juga ada new website, new experience, new spirit. Semuanya untuk satu tujuan, membawa kebanggaan untuk Jakarta,” tuturnya.
Agus berharap transformasi Bank Jakarta dan pembaruan Persija dapat berjalan beriringan dan memberikan kontribusi lebih besar bagi warga Jakarta. Terlebih, Jakarta tengah menuju momentum bersejarah 500 tahun.
“Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga,” katanya.
Baca juga: Industri Hijau & Ekonomi Sirkular: Peluang Investasi Masa Depan
Ia juga menyampaikan target yang diyakini menjadi harapan bersama para pendukung Persija, yakni membawa kembali gelar juara ke Jakarta.
“Ada satu target yang mungkin tidak tertulis di kontrak dengan Persija, tetapi saya yakin seluruh Jakmania punya target yang sama. Persija mesti juara,” tegas Agus.
Menurutnya, keberhasilan Persija meraih gelar juara bertepatan dengan momentum lima abad Jakarta akan memiliki makna khusus bagi masyarakat ibu kota.
“Apalagi Jakarta sedang menuju momentum bersejarah lima abad. Kalau Persija bisa mempersembahkan gelar pada momentum itu, itu akan menjadi hadiah yang sempurna untuk Jakarta,” pungkasnya.




