URBANCITY.CO.ID – Bank Mandiri menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul sejak usia dini. Upayanya, mencegah stunting lewat penyediaan gizi dan air bersih yang memadai.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Mandiri Sahabat Desa, bank pelat merah ini menyasar lebih dari 1.000 penerima manfaat dengan fokus intervensi gizi, perluasan akses air bersih, serta pendampingan edukatif bagi keluarga berisiko stunting di sejumlah wilayah prioritas nasional.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan bahwa Mandiri Sahabat Desa telah dijalankan selama enam bulan dan menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Papua, dan Yogyakarta.
Program tersebut mencakup penyaluran paket gizi seimbang bagi ibu hamil dan anak usia di bawah dua tahun, serta pembangunan sarana air bersih berupa sumur bor di daerah yang menghadapi tantangan sanitasi akibat musim kemarau berkepanjangan.
Baca Juga: Bank Mandiri Dorong Sinergi Bisnis Digital Lewat Kopra by Mandiri di 2026
Dampak nyata program ini tercermin dari perbaikan kondisi kesehatan penerima manfaat. Di Kabupaten Keerom, Papua, rata-rata berat badan ibu hamil meningkat dari 55,61 kilogram pada awal intervensi menjadi 60,15 kilogram di akhir program.
Sementara di Sulawesi Tengah, anak usia di bawah dua tahun menunjukkan tren pertumbuhan positif, dengan kenaikan berat badan dari 8,25 kilogram menjadi 9,38 kilogram, serta tinggi badan dari 72,79 sentimeter menjadi 77,50 sentimeter.




