URBANCITY.CO.ID – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk telah berinovasi dengan meluncurkan program Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah, yang menawarkan hadiah berupa paket donasi kemanusiaan untuk bencana alam di Sumatera.
Penyaluran hadiah tersebut akan dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) kepada para penyintas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menyatakan bahwa produk Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah memberikan manfaat total bagi penggunanya.
Tabungan ini memungkinkan masyarakat yang ingin melakukan hijrah keuangan melalui rekening bank syariah, sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap warga di tiga provinsi Sumatera yang terdampak bencana.
“Program ini merupakan bagian dari misi kami memberikan kontribusi sosial yang positif kepada masyarakat dan kepedulian nyata terhadap warga yang membutuhkan. Lewat Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah, setiap langkah menabung bisa menjadi jalan kebaikan,” ungkap Imam dalam media gathering di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga : Optimisme Bank Muamalat Pasca Lonjakan Pembiayaan Emas 33 Kali Lipat
Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah adalah tabungan yang memberikan hadiah di muka sesuai keinginan nasabah tanpa diundi, di mana nasabah bersedia mengendapkan dana yang tidak dapat ditarik dalam jumlah dan jangka waktu tertentu. Pada program kali ini, hadiah yang tersedia meliputi kebutuhan pangan, air bersih, hingga dukungan darurat sesuai kondisi di lapangan.
Nasabah dapat berpartisipasi dengan dua pilihan paket voucher bantuan, yaitu Paket A untuk pilihan ekonomis dengan nominal penempatan dana Rp25 juta, atau Paket B untuk paket bantuan premium dengan nominal Rp50 juta. Jangka waktu penempatan dana adalah 3, 6, dan 12 bulan, di mana nasabah berhak mendapat jumlah voucher sesuai jangka waktu: 1 voucher untuk 3 bulan, 2 voucher untuk 6 bulan, dan 4 voucher untuk 12 bulan.
Menurut Imam, nasabah yang ikut serta akan mendapatkan E-Sertifikat Apresiasi dari Bank Muamalat dan laporan penyaluran dana paket bantuan pada akhir periode dari BMM.
Sebagai bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat optimistis bahwa dengan niat mewujudkan lima simpul maqashid syariah dan didukung loyalitas nasabah, program ini akan diterima baik oleh masyarakat. Program ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2026.
“Kami ingin menjadi bank syariah pelopor yang tidak hanya peduli keberlanjutan harta nasabah di dunia, tapi juga keberkahan yang mengalir dari pengelolaan aset nasabah yang bermanfaat untuk sesama,” kata Imam.




