URBANCITY.CO.ID – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menggelar Bazar Kreatif dan Bakti Sosial Ramadan 1447 H di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.
Perhelatan ini menjadi ajang pembuktian bagi produk kreatif lokal yang dinilai semakin kompetitif dan siap merambah pasar yang lebih luas.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan etalase nyata dari ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif. Menurutnya, kurasi ketat terhadap produk-produk yang ditampilkan menunjukkan kualitas UMKM Indonesia yang kian matang.
“Bazar ini adalah etalase nyata produk lokal kita. Di Ramadan 1447 H, bazar dengan kurasi UMKM yang ketat ini menjadi bukti bahwa produk lokal kita telah naik kelas. Saya apresiasi DWP yang memadukan wirausaha dengan kepedulian sosial. Inilah wajah ekonomi kreatif kita: inklusif dan penuh empati,” ujar Irene Umar saat meninjau stan pameran.
Baca Juga: BCA Syariah dan BAZNAS Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik Lewat Bazar Muharam
Digitalisasi dan Tantangan Pasar
Dalam dialognya bersama para pelaku usaha, Irene menyoroti pentingnya adaptasi teknologi dan desain kekinian sebagai modal utama menembus pasar global. Ia menekankan bahwa penguatan pelaku kreatif lokal adalah prioritas pemerintah untuk menjadikan sektor ini sebagai the new engine of growth Indonesia hingga 2029.
“Kreativitas yang saya lihat hari ini membuktikan UMKM kita siap naik kelas. Semoga kegiatan ini membawa dampak ekonomi nyata bagi pelaku kreatif dan keberkahan bagi para penerima manfaat bakti sosial,” jelas Irene.




