URBANCITY.CO.ID – Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan pesta kolaborasi bagi para perempuan pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Itulah yang terjadi di WEpreneur Summit 2025, puncak dari program WEpreneur 3 yang diselenggarakan BCA Syariah.
Dengan tema “Berdaya, Tumbuh, Memimpin”, acara ini mengumpulkan 30 peserta terpilih untuk merayakan pencapaian mereka sekaligus membentuk komunitas alumni yang kuat. Komunitas ini diharapkan bisa terus berkembang, menjadi wadah bagi pemberdayaan UMKM perempuan di Indonesia.
Program WEpreneur 3 ini dirancang seperti sebuah ekosistem lengkap. Mulai dari meningkatkan kapasitas para peserta, pendampingan bisnis yang intensif, hingga membangun kolaborasi dan jejaring antar pelaku usaha. Semua itu dilakukan agar UMKM perempuan tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang pesat.
Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja, berbagi semangat di balik program ini. “Hadirnya WEpreneur 3 adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa pemberdayaan tidak berhenti pada satu pelatihan atau satu angkatan saja,” katanya.
Baca Juga: BCA Syariah dan ASTINDO Dorong Inklusi Keuangan Syariah di Sektor Wisata Melalui AMTF 2025
Ia menjelaskan bahwa BCA Syariah secara konsisten mendampingi pengusaha UMKM perempuan karena mereka percaya perempuan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga, komunitas, bahkan nasional.
“Karena itu, yang ingin kami bangun bukan hanya kapasitas bisnis, tetapi juga kepemimpinan, ketangguhan, serta jejaring yang saling menguatkan,” jelasnya, usai acara.
Sepanjang tahun ini, program ini menunjukkan hasil nyata yang membuat BCA Syariah optimis. Salah satu sorotannya adalah micromentoring oleh BigSista, yang telah berjalan konsisten sebanyak 45 kali, melibatkan total 3.095 peserta.
Para peserta mengikuti berbagai sesi pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka, seperti kepemimpinan, pengembangan model bisnis, pengelolaan keuangan, branding, dan digital marketing.
Pendampingan dilakukan oleh praktisi berpengalaman dan mentor kelompok, yang membantu peserta secara intensif, termasuk mendorong kolaborasi antar mereka.
Baca Juga: BCA Syariah Gelar Workshop Lukisan Kain Marmer Daur Ulang, Manfaatkan Limbah Tak Terpakai
Hasilnya? Banyak UMKM yang berhasil memperbaiki struktur operasional, membuat SOP, dan alur kerja tim yang lebih efisien. Mereka juga mulai mencatat keuangan rutin dan membuat proyeksi arus kas.
Bahkan, ada yang sadar akan keberlanjutan dengan mengurangi limbah, serta membentuk kolaborasi bisnis lintas peserta dan mentor.
Beberapa peserta bahkan lebih maju lagi. Mereka yang sebelumnya bersiap ekspor akhirnya berhasil menembus pasar internasional. Ada pula yang tampil sebagai narasumber di workshop Kementerian Malaysia, Komunitas Korea, serta Australian School di Indonesia.
Di WEpreneur Summit 2025, peserta memamerkan karya mereka, berbagi inspirasi, berdiskusi publik, dan mencari peluang kemitraan. BCA Syariah berharap forum ini bisa memperluas dampak pemberdayaan, membuka akses pasar dan pembiayaan yang lebih luas bagi perempuan pengusaha UMKM.
Baca Juga: BCA Syariah Ajak Wartawan Wujudkan Ekonomi Keberlanjutan Penuh Berkah
“Kami percaya bahwa ketika perempuan berdaya, ekonomi ikut tumbuh, dan masyarakat memperoleh manfaatnya. BCA Syariah akan terus menghadirkan dukungan melalui produk dan layanan perbankan syariah serta program keberlanjutan yang merupakan bagian dari pilar perusahaan,” tambah Ina Widjaja.
Acara ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk memberdayakan UMKM perempuan, agar mereka tidak hanya berdaya, tapi juga tumbuh dan memimpin di dunia bisnis. (*)




