Baca juga:Â Danantara Pangkas 44 Entitas Usaha PLN Jadi 23 Demi Efisiensi Operasional
Adi membeberkan bahwa masa kedaluwarsa program ini terbilang singkat, yakni hanya berlangsung dari tanggal 4 hingga 9 Juni 2026.
Untuk bisa mencicipi kupon potongan tersebut, pelanggan diwajibkan membeli token listrik dengan nilai minimal Rp50.000 dalam satu kali transaksi di PLN Mobile.
Batu sandungan utamanya terletak pada faktor waktu. PLN menerapkan sistem “siapa cepat, dia dapat” berdasarkan arloji digital server mereka. Roda kompetisi berburu kuota gratisan ini baru resmi berputar saban harinya tepat pada pukul 10.00 WIB.
“Program promo ini dimulai setiap hari pukul 10.00 WIB, transaksi yang dilakukan sebelum waktu tersebut tidak diperhitungkan dalam mekanisme program. Setiap user ID memiliki kesempatan untuk mendapatkan maksimal 1 (kali) voucher listrik selama periode program,” imbuh Adi.
Artinya, bagi Anda yang nekat menekan tombol bayar pada pukul 09.59 WIB, transaksi Anda otomatis dianggap gugur dari sistem kepesertaan promo.
Baca juga:Â Idul Adha 1447 H: PT PLN Salurkan 2.122 Hewan Kurban dari Aceh Hingga Papua
Jika beruntung masuk dalam kuota harian, voucher Rp10.000 tersebut akan mendarat di akun pengguna dan dapat ditukarkan untuk token berikutnya atau ditransfer untuk memotong tagihan listrik pascabayar, dengan masa berlaku yang panjang hingga 31 Agustus 2026.
Memotong Kompas Lewat Gawai
Bagi pelanggan yang ingin mencoba peruntungan dalam perang kuota harian ini, PLN membagikan panduan teknis yang ringkas.




