Baca juga: BNI Raih Tujuh Penghargaan Internasional, Bukti Keunggulan Layanan Digital Banking
“Program ini menjadi bagian dari komitmen BNI untuk hadir memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Okki.
Upaya Strategis Menurunkan Prevalensi
Pemilihan Kabupaten Bandung sebagai lokasi program didasari oleh urgensi kebutuhan penanganan stunting di daerah tersebut.
Data SSGI 2024 mencatat prevalensi stunting di wilayah ini mencapai 24,1%, angka yang melampaui rata-rata Provinsi Jawa Barat.
BNI memprioritaskan pemberian nutrisi berkelanjutan serta pendampingan keluarga guna memastikan efektivitas program dalam menekan angka kasus stunting secara signifikan.
Selain bantuan gizi, BNI mendorong penguatan peran posyandu dan peningkatan literasi kesehatan keluarga di tingkat desa.
Baca juga: BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan BNIdirect Pembobol Saldo Rekening Bisnis
Lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak menjadi fokus utama agar investasi kesehatan ini memberikan dampak jangka panjang.
Program ini juga mendukung agenda nasional dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci
BNI meyakini keberhasilan penanganan stunting memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat.
Pendekatan terintegrasi ini menjadi landasan bagi perusahaan untuk terus memperluas kontribusi sosialnya ke berbagai wilayah lainnya.
Semangat melayani sepenuh hati mendorong BNI untuk konsisten mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting secara nasional.




