Rully menjelaskan bahwa perumahan mencakup spektrum luas, mulai dari desain arsitektur, teknologi konstruksi, material ramah lingkungan, hingga sistem pembiayaan inovatif yang memperkuat transisi BTN menuju Beyond Mortgage.
“Tantangannya bukan sekadar membangun lebih banyak rumah, tetapi menghadirkan hunian yang lebih terjangkau, berkualitas, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, peserta perlu memulai bukan hanya dari pertanyaan ‘saya ingin membuat apa’, melainkan ‘masalah apa yang ingin saya selesaikan’,” kata Rully.
Pilar Strategis: Inkubasi Ide Segar Menuju Pasar Properti Nyata
Kompetisi bertema “Elevate Beyond Your Limit” ini menawarkan keuntungan konkret melalui akses mentoring intensif dan permodalan perbankan.
Baca Juga: Menteri PKP Sebut BTN Sebagai Penyalur KPR Subsidi Terbanyak Hingga Juli 2026
Panitia membagi kompetisi ke dalam dua jalur kompetisi, yakni Business Ideation (mencakup Rumah Nusantara, Housing Design, dan Housing Innovation) serta Established Business (meliputi Rumah Nusantara, Housing Ecosystem, Housing Tech, Housing Design, Affordable Housing, dan Commercial Housing).
Rully memastikan bahwa inovasi terpilih akan langsung terhubung ke jaringan bisnis strategis milik BTN, pengembang terkemuka, hingga investor potensial.
“Ini bukan hanya kompetisi ide. Ide yang terpilih akan mendapatkan coaching dan mentoring, kemudian dapat dipertemukan dengan kebutuhan bisnis yang ada. BTN juga dapat memberikan solusi pembiayaan agar inovasi tersebut berkembang menjadi usaha dan hadir di pasar,” ujar Rully.




