Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyatakan bahwa pencapaian gemilang ini lahir dari sinergi kuat seluruh ekosistem perumahan, termasuk dukungan Danantara Indonesia.
BTN mencatatkan rekor fantastis dengan mengikutsertakan 30.203 debitur dalam akad massal terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya.
Angka fantastis ini mendongkrak total penyaluran KPR FLPP BTN hingga 55.766 unit per 29 Juli 2026, mengungguli bank-bank Himbara lainnya di tanah air.
Baca Juga: BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun untuk 118 Ribu Debitur hingga 2025
“Apresiasi dari Menteri PKP menjadi penyemangat bagi BTN untuk terus menjalankan mandat sebagai pemimpin pembiayaan perumahan nasional. Bersama Danantara Indonesia, kami terus memperkuat kolaborasi ekosistem agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap rumah yang layak, terjangkau, dan berkualitas,” ujar Nixon.
Transformasi Digital dan Ekosistem Hunian Modern
Kaum profesional muda menuntut kecepatan dan kemudahan akses digital dalam mewujudkan impian memiliki aset properti pertama.
BTN menjawab tantangan zaman melalui platform digital balé Properti yang mengintegrasikan pencarian hunian, simulasi cicilan, hingga pengajuan KPR dalam satu genggaman.
Baca Juga: Menteri Maruarar: Minat Masyarakat Miliki Rumah Subsidi Dengan KPR FLPP Sangat Tinggi
Selain itu, realisasi Kredit Program Perumahan (KPP) senilai Rp4,39 triliun memperkuat rantai pasok industri properti secara menyeluruh.
“Kami ingin perjalanan masyarakat menuju rumah pertama semakin sederhana, mulai dari menemukan hunian yang sesuai hingga memperoleh pembiayaan. Karena itu, BTN terus memperkuat pembiayaan, mempercepat layanan, dan memperluas kolaborasi agar Program 3 Juta Rumah dapat berjalan lebih cepat dan berdampak luas,” kata Nixon.




