URBANCITY.CO.ID – Perum BULOG melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bulog Peduli Petani menggelar sosialisasi asuransi pertanian bagi petani di Kabupaten Tabanan, Bali.
Acara ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani tentang perlindungan risiko usaha tani, terutama dari gagal panen akibat perubahan iklim, serangan hama, hingga bencana alam.
Tabanan, sebagai salah satu lumbung pangan utama di Bali, memiliki lahan pertanian seluas 19.000–23.000 hektare yang dikelola sistem subak.
Ketergantungan masyarakat pada sektor ini membuat mitigasi risiko menjadi penting untuk jaga kelangsungan usaha tani dan kesejahteraan petani.
Kegiatan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Tabanan, termasuk Kepala Dinas Pertanian I Made Subagia beserta jajaran.
Baca Juga: BULOG Genjot Penyerapan Gabah dan Beras Nasional Sejak Awal 2026
Hadir pula Dr. Iskandar Roshan sebagai pemerhati industri pertanian dan pakar asuransi, Eko Supriyanto dari Askrindo, Agus Sulistyono dari bisnis BUMN, serta Tri Augusta DS dari TJSL BULOG. Acara diikuti 35 petani, penyuluh pertanian, dan peserta lain.
Peserta mendapat penjelasan tentang manfaat asuransi sebagai perlindungan finansial, cara daftar, proses klaim, dan pentingnya sikap antisipatif menghadapi risiko. Ini diharapkan jadi jaring pengaman agar pertanian tetap berkelanjutan.
Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Sudarsono Hardjosoekarto, menjelaskan bahwa melalui TJSL Bulog Peduli Petani, BULOG uji coba asuransi pertanian berbasis iklim atau parametrik di Tabanan dan wilayah lain.



