Baca Juga: Libur Idul Adha 1447 H: Penjualan Tiket Kapal PELNI Hampir Tembus 40 Ribu Lembar
Formasi yang ditawarkan pun terbilang komplet, mencakup bidang nautika, teknika, rating, ketatalaksanaan laut dan kepelabuhanan (KLK), administrasi umum, hingga lulusan lembaga pelatihan kerja.
Untuk posisi di atas kapal, PELNI membuka lowongan dari level perwira hingga bintara. Jabatan yang dicari mulai dari Nakhoda, Kepala Kamar Mesin (KKM), perwira dek dan mesin, awak pelayanan, Penata Usaha Kapal, perwira radio, ahli listrik, ABK pengamanan, hingga tenaga medis seperti dokter dan perawat.
Sepanjang tahun 2026, tim PELNI telah gencar melakukan roadshow ke sejumlah institusi. Sebut saja Politeknik Pelayaran Sorong, BP2TL, SMKN Pelabuhan Ratu, LPK Sangkurian Bogor, dan LPK Duta Persada Yogyakarta.
Tak berhenti di sana, radar pencarian akan diperluas ke Politeknik Sulawesi Utara, PIP Makassar, Politeknik Surabaya, BP3IP Banten, hingga berbagai sekolah tinggi pariwisata.
Baca Juga: Pasok Sayur ke Kapal, Program Desa Mandiri Antar PELNI Raih CSR Award 2026
Hubungan strategis pun dipererat lewat kerja sama resmi dengan Forum Kursus Perhotelan Kapal Pesiar Indonesia (FKPKPI).
“Melalui program ini, PELNI ingin memperkuat corporate value proposition perusahaan di lingkungan sekolah dan kampus, sekaligus meningkatkan efektivitas proses rekrutmen tenaga pelaut yang kompeten dan siap bekerja,” tambah Ditto.
Komitmen Bersih dan Dukungan untuk Hari Pelaut Dunia
Di tengah antusiasme yang tinggi ini, manajemen PELNI memberikan rambu-rambu tegas kepada masyarakat. Ditto mengingatkan bahwa seluruh rangkaian proses seleksi ini murni gratis dan bebas dari pungutan liar. Warga diimbau waspada terhadap modus penipuan berkedok rekrutmen yang mencatatkan nama PELNI.




