URBANCITY.CO.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengambil langkah konkret dalam menghadapi ancaman degradasi lingkungan di pesisir Jawa Tengah.
Melalui program “AYO BERAKSI”, perusahaan pelat merah ini menerjunkan relawan karyawannya untuk melakukan penanaman mangrove di Semarang Mangrove Center (SMC) baru-baru ini.
Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi pesisir Semarang yang kian rentan. Sebanyak 13 relawan karyawan terpilih dilibatkan langsung untuk mendukung pemulihan ekosistem sekaligus mitigasi risiko abrasi yang menghantui garis pantai utara tersebut.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa pelibatan aktif karyawan adalah bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam memberikan dampak sosial yang nyata.
Baca Juga: Telkom Akses Luncurkan LENSA Invoice Material, Digitalisasi Penagihan Mitra Berbasis RPA dan OCR
“Melalui kegiatan ini, kami berharap aksi penanaman mangrove dapat membantu memitigasi dampak perubahan iklim serta melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi,” ujar Hery dalam keterangannya.
Ancaman Hilangnya Sabuk Hijau
Aksi ini menjadi krusial mengingat data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mengungkap terjadinya penurunan signifikan luas tutupan mangrove di Semarang dalam satu dekade terakhir. Degradasi ini tidak hanya melemahkan fungsi ekologis sebagai pelindung alami, tetapi juga mengurangi kapasitas penyerapan karbon biru.
Tanpa restorasi yang terukur, hilangnya hutan bakau ini diprediksi akan mempercepat laju abrasi dan mengancam keberlanjutan pemukiman serta ekosistem di sekitarnya.




