Laba Fintech Lending Tembus Rp383 Miliar, OJK Dorong Penyaluran ke Sektor Produktif Luar Jawa

Kepala Eksekutif Pengawas LPVML OJK Agusman memaparkan pertumbuhan laba dan outstanding industri fintech lending, Kamis, 9 April 2026. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. OJK)

URBANCITY.CO.ID – Industri layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau fintech lending mencatatkan rapor hijau pada awal tahun 2026.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan laba bersih industri ini tumbuh pesat di tengah upaya penguatan tata kelola dan manajemen risiko.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK, Agusman, mengungkapkan laba industri pinjaman daring (pindar) per Februari 2026 telah menyentuh angka ratusan miliar rupiah.

“Laba industri Pindar pada Februari 2026 meningkat 64,25% yoy menjadi sebesar Rp383,87 miliar. Kinerja laba dapat dipengaruhi antara lain oleh kualitas pembiayaan dan kemampuan bayar borrower,” ujar Agusman dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Ini Daftar 97 Pinjol Berizin OJK Per Desember 2024

Porsi Sektor Produktif dan Tantangan Target 2026

Meski laba tumbuh subur, OJK terus memacu para penyelenggara untuk meningkatkan kontribusi terhadap sektor produktif dan UMKM.

Berdasarkan data Februari 2026, outstanding pembiayaan ke sektor produktif mencapai Rp34,64 triliun. Angka ini setara dengan 34,41 persen dari total pembiayaan industri.

Pemerintah sendiri menargetkan porsi pembiayaan produktif dapat menyentuh level 40 hingga 50 persen pada akhir 2026.

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Agusman menekankan pentingnya penguatan kapasitas penilaian kredit tanpa mengabaikan aspek kehati-hatian.

Baca Juga: Wujudkan Ekonomi Inklusif dan Digitalisasi Akses Pembiayaan UMKM, BNI Jalin Kerjasama dengan Amartha

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.