URBANCITY.CO.ID – Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, melakukan kunjungan kerja perdana ke Terminal Kijing, Kalimantan Barat, pada Kamis, 26 Februari 2026.
Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi operasional Pelindo Group terhadap infrastruktur pelabuhan strategis di wilayah barat Indonesia yang kini menjadi motor penggerak ekonomi regional.
Sejak dikelola oleh PTP Nonpetikemas pada 1 Agustus 2022, Terminal Kijing mencatatkan rapor pertumbuhan yang signifikan. Dengan kedalaman dermaga mencapai 15 meter LWS, pelabuhan ini mampu menyandarkan hingga 15 kapal secara bersamaan, termasuk kapal raksasa berbobot mati 100.000 DWT.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menyebut kehadiran pimpinan tertinggi Pelindo ini sebagai suntikan semangat bagi transformasi layanan kepelabuhanan di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Adu Cepat di Dermaga Logistik, Pelindo Targetkan 13,77 Juta TEUs di 2026
“Kunjungan Bapak Direktur Utama Pelindo merupakan bentuk perhatian dan dukungan nyata terhadap pengembangan Terminal Kijing. Bagi kami di PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak, ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa setiap aspek operasional, pelayanan, serta pengembangan terminal berjalan optimal dan selaras dengan transformasi Pelindo secara menyeluruh,” ujar Indra dalam keterangannya, Sabtu, 28 Februari 2026.
Optimalisasi Aset dan Throughput Kargo
Terminal Kijing diproyeksikan tidak hanya sekadar tempat bongkar muat, tetapi menjadi pusat logistik modern yang efisien. Fasilitas modern yang tersedia telah mendorong peningkatan volume produksi dan throughput kargo dalam beberapa tahun terakhir.




