Dua Tahun Kabinet Merah Putih: Investasi UMKM Pacu Gaya Hidup Produktif

Menteri UMKM Maman Abdurrahman paparkan capaian dua tahun Kabinet Merah Putih di Jakarta.

URBANCITY.CO.ID – Pertumbuhan ekonomi perkotaan kini menuntut pergeseran gaya hidup dari sekadar konsumtif menjadi produktif berbasis investasi riil.

Menjawab tren tersebut, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuka keran permodalan murah, mempercepat sertifikasi resmi, serta memfasilitasi kemitraan strategis demi mencetak wirausaha tangguh di tengah dinamika pasar modern.

Langkah terukur ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ekonomi kerakyatan sebagai motor pertumbuhan inklusif.

Transformasi sektor mikro kini menjadi instrumen investasi bernilai tambah tinggi yang mempersempit jurang kesenjangan finansial masyarakat.

Baca Juga: Kementerian UMKM Buka Peluang Investasi dan Akses Pasar Modern di Kepulauan Nias

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan arah kebijakan dua tahun kepemimpinannya berfokus pada perluasan akses pasar dan likuiditas usaha secara adil bagi unit usaha akar rumput.

“Sesuai arahan Presiden, kami diminta fokus pada ekonomi kerakyatan, terutama bagaimana mewujudkan keadilan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Artinya, kita ingin memperkecil kesenjangan antara pengusaha mikro, kecil, dan menengah agar semuanya memiliki kesempatan yang lebih adil untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Menteri Maman di Jakarta, Kamis (22/10).

Diskon E-Commerce dan Pembiayaan Murah Angkat Daya Saing Bisnis

Kementerian UMKM menggenjot efisiensi operasional pelaku usaha digital melalui ekosistem aplikasi SAPA UMKM yang telah merangkul 40.065 pengguna aktif.

Baca Juga: Investasi Pascabencana: Kementerian UMKM Dongkrak Potensi Bisnis Lokal Sumatera

Lewat Peraturan Menteri UMKM Nomor 3 Tahun 2026, pemerintah memangkas biaya layanan lokapasar hingga 50 persen khusus bagi produsen domestik terverifikasi guna menekan beban pemasaran digital.

“Mulai 25 Oktober 2026, melalui aplikasi SAPA UMKM akan difasilitasi layanan insentif 50 persen bagi pengusaha mikro dan kecil yang memproduksi produk dalam negeri. Hal ini dilakukan sebagai fungsi kontrol bagi platform dan juga pengusaha UMKM,” ujar Menteri Maman.

Akselerasi modal kerja juga mencatatkan angka impresif dengan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) menembus Rp260,8 triliun kepada 4,04 juta debitur per Oktober 2026.

Sebanyak Rp170,9 triliun atau 65,9 persen dana tersebut mengalir langsung ke sektor produksi, sekaligus mencatatkan 4,35 juta pengusaha baru yang menikmati pembiayaan perbankan formal perdana.

Baca Juga: Peluang Cuan Produk Perkebunan: Strategi UMKM Gaet Pasar Urban Modern

Keberpihakan modal murah berlanjut lewat penurunan drastis bunga pinjaman ultra mikro bagi kelompok perempuan pra-sejahtera agar kapasitas produksi rumah tangga melonjak signifikan.

“Secara regulasi sudah siap, yakni PMK no 74 tahun 2026. Proses saat ini sedang dalam tahap finalisasi petunjuk pelaksanaan dan perjanjian kerjasama penyalurannya, inilah yang saat ini sedang dikerjakan oleh Kementerian UMKM dan akan rampung secepatnya,” ujar Menteri Maman.

Integrasi Rantai Pasok MBG Buka Peluang Cuan Pengusaha Urban

Pemerintah membuka akses pasar berskala raksasa dengan menyerap produk lokal ke dalam rantai pasok program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Holding UMKM.

Baca Juga: Klinik UMKM Bangkit Perkuat Rantai Pasok dan Investasi Tapanuli

Regulasi alokasi 30 persen ruang komersial pada infrastruktur publik strategis seperti stasiun LRT, terminal modern, dan rest area turut mengerek eksposur jenama lokal di kantong-kantong mobilitas urban.

Ekosistem gig economy perkotaan turut menikmati proteksi formal lewat pengesahan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026. Regulasi ini menetapkan mitra pengemudi ojek daring sebagai pelaku usaha mikro resmi dengan payung kemitraan yang adil dan terlindungi.

Legalitas Kilat dan Inkubasi Bisnis Perkuat Fondasi Usaha Mandiri

Kementerian mempermudah standarisasi mutu lewat penerbitan 17,63 juta Nomor Induk Berusaha (NIB), 4,43 juta sertifikasi halal, 1,08 juta sertifikat SNI Bina-UMK, serta 628,9 ribu SPP-IRT demi mendongkrak kepercayaan konsumen kelas menengah.

Baca Juga: Kementerian UMKM Pacu Kolaborasi Lintas Sektor Demi Cetak Wirausaha Produktif

Khusus sertifikasi halal bagi skala mikro, pemerintah menangguhkan kewajiban tersebut hingga 2028 agar pengusaha pemula fokus memperkuat arus kas.

“Terkait kewajiban sertifikat halal, ada kekhawatiran bahwa hal ini membebani UMKM. Pemerintah sedang mencari solusi dan formula terbaik dengan mempertimbangkan masukan berbagai pihak. Presiden telah memerintahkan agar kewajiban tersebut tidak menjadi beban dan ditangguhkan sementara hingga 2028,” kata Maman.

Guna mencetak 10 juta wirausaha baru lewat PRO-KESRA Produktif, sebanyak 757 lembaga inkubator nasional aktif mengasah model bisnis dan literasi finansial para pendiri rintisan lokal.

Di samping itu, pemerintah menggelontorkan Bantuan Presiden Rehabilitasi Usaha Mikro senilai Rp618,8 miliar bagi 200 ribu unit usaha terdampak bencana di wilayah Sumatera guna memulihkan stabilitas rantai pasok nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Related Posts

Add New Playlist

news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

article 48666670301

article 48666670302

article 48666670303

article 48666670304

article 48666670305

article 48666670306

article 48666670307

article 48666670308

article 48666670309

article 48666670310

article 48666670311

article 48666670312

article 48666670313

article 48666670314

article 48666670315

article 48666670316

article 48666670317

article 48666670318

article 48666670319

article 48666670320

article 48666670321

article 48666670322

article 48666670323

article 48666670324

article 48666670325

article 48666670326

article 48666670327

article 48666670328

article 48666670329

article 48666670330

article 48666670331

article 48666670332

article 48666670333

article 48666670334

article 48666670335

article 48666670336

article 48666670337

article 48666670338

article 48666670339

article 48666670340

article 48666670341

article 48666670342

article 48666670343

article 48666670344

article 48666670345

article 48666670346

article 48666670347

article 48666670348

article 48666670349

article 48666670350

article 48666670351

article 48666670352

article 48666670353

article 48666670354

article 48666670355

article 48666670356

article 48666670357

article 48666670358

article 48666670359

article 48666670360

noticias 000000031

noticias 000000032

noticias 000000033

noticias 000000034

noticias 000000035

noticias 000000036

noticias 000000037

noticias 000000038

noticias 000000039

noticias 000000040

noticias 000000041

noticias 000000042

noticias 000000043

noticias 000000044

noticias 000000045

noticias 000000046

noticias 000000047

noticias 000000048

noticias 000000049

noticias 000000050

noticias 000000051

noticias 000000052

noticias 000000053

noticias 000000054

noticias 000000055

noticias 000000056

noticias 000000057

noticias 000000058

noticias 000000059

noticias 000000060

noticias 000000061

noticias 000000062

noticias 000000063

noticias 000000064

noticias 000000065

noticias 000000066

noticias 000000067

noticias 000000068

noticias 000000069

noticias 000000070

noticias 000000071

noticias 000000072

noticias 000000073

noticias 000000074

noticias 000000075

noticias 000000076

noticias 000000077

noticias 000000078

noticias 000000079

noticias 000000080

noticias 000000081

noticias 000000082

noticias 000000083

noticias 000000084

noticias 000000085

noticias 000000086

noticias 000000087

noticias 000000088

noticias 000000089

noticias 000000090

noticias 000000091

noticias 000000092

noticias 000000093

noticias 000000094

noticias 000000095

noticias 000000096

noticias 000000097

noticias 000000098

noticias 000000099

noticias 000000100

noticias 000000101

noticias 000000102

noticias 000000103

noticias 000000104

noticias 000000105

noticias 000000106

noticias 000000107

noticias 000000108

noticias 000000109

noticias 000000110

noticias 000000111

noticias 000000112

noticias 000000113

noticias 000000114

noticias 000000115

noticias 000000116

noticias 000000117

noticias 000000118

noticias 000000119

noticias 000000120

komunitas praya menyoroti perubahan pembahasan putaran gratis mahjong ways

selong tren diskusi mahjong wins tengah munculnya game digital baru

kreator konten tanjung mengangkat cerita perkembangan mahjong ways media sosial

sumbawa besar membahas tiga elemen visual mahjong wins 3 ubin emas naga scatter

komunitas digital semarang menelaah pengaruh animasi terhadap identitas game mahjong modern

yogyakarta menjadi sorotan diskusi perpaduan tradisi asia teknologi game

pengamat surabaya mengulas perubahan gaya ilustrasi seri mahjong digital

makassar membahas peran komunitas online menyebarkan tren konten mahjong

medan hingga palembang perbedaan perspektif penggemar terhadap visual mahjong ways

denpasar menyoroti perkembangan narasi budaya asia desain game mahjong kontemporer

sweet bonanza kabupaten pangkajene kepulauan mengenal mekanisme fitur putaran gratis

gates of olympus kabupaten muara enim perpaduan kisah mitologi teknologi animasi modern

lucky neko kota langsa cara simbol tradisional menyesuaikan diri selera generasi digital

wild bandito mahjong ways kabupaten garut perbandingan dua karakter visual berbeda

warga kabupaten lebak mengkaji cara membedakan klaim permainan informasi memiliki bukti

mahjong wins kota tanjungbalai menelaah fungsi simbol membentuk pengalaman visual

mengapa efek cahaya sering muncul fitur bonus pengamatan kabupaten tapanuli utara

lucky neko kabupaten hulu sungai selatan kombinasi karakter animasi ornamen bernuansa emas

gates of olympus kabupaten aceh besar memahami konsep peluang tanpa bergantung ramalan

sweet bonanza kota gorontalo menelusuri peran desain ceria membentuk identitas game

wild bandito kabupaten halmahera utara eksplorasi tema petualangan format interaktif

mahjong pgsoft kabupaten musi banyuasin perubahan pengalaman pengguna saat bermain melalui layar ponsel

princess starlight kota palangka raya mengulas fungsi cahaya elemen penceritaan

lucky neko sweet bonanza perbedaan pendekatan warna membangun identitas desain

warga kabupaten ende menelusuri pengaruh cerita budaya terhadap pembentukan karakter game digital

mengapa pemain lebih mudah mengingat kemenangan besar penjelasan bias ingatan kota madiun

bukan hanya hiburan warga kabupaten bekasi membahas pentingnya memahami batas pengeluaran digital

mahjong ways kabupaten magetan contoh memahami fenomena ilusi pola hasil acak

gates of olympus kota pagar alam menguraikan kesalahpahaman prediksi hasil permainan

warga kabupaten flores timur mengamati pengaruh notifikasi terhadap perhatian pengguna ponsel

sweet bonanza kota sukabumi membahas perbedaan ekspektasi pengguna peluang

wild bandito mahjong wins mengapa perbedaan desain bisa menarik kelompok pengguna beragam

lucky neko kabupaten tanah laut mengkaji simbol keberuntungan perspektif lintas budaya

literasi digital kabupaten sumbawa memahami rtp agar tidak terjebak penafsiran keliru

princess starlight kota tegal menelaah kontribusi tokoh pengalaman hiburan interaktif

article 88666670351

article 88666670352

article 88666670353

article 88666670354

article 88666670355

article 88666670356

article 88666670357

article 88666670358

article 88666670359

article 88666670360

article 88666670361

article 88666670362

article 88666670363

article 88666670364

article 88666670365

article 88666670366

article 88666670367

article 88666670368

article 88666670369

article 88666670370

informasi terbaru kabupaten belu 00000021

informasi terbaru kabupaten belu 00000022

informasi terbaru kabupaten belu 00000023

informasi terbaru kabupaten belu 00000024

informasi terbaru kabupaten belu 00000025

informasi terbaru kabupaten belu 00000026

informasi terbaru kabupaten belu 00000027

informasi terbaru kabupaten belu 00000028

informasi terbaru kabupaten belu 00000029

informasi terbaru kabupaten belu 00000030

informasi terbaru kabupaten belu 00000031

informasi terbaru kabupaten belu 00000032

informasi terbaru kabupaten belu 00000033

informasi terbaru kabupaten belu 00000034

informasi terbaru kabupaten belu 00000035

informasi terbaru kabupaten belu 00000036

informasi terbaru kabupaten belu 00000037

informasi terbaru kabupaten belu 00000038

informasi terbaru kabupaten belu 00000039

informasi terbaru kabupaten belu 00000040

informasi terbaru kabupaten belu 00000041

informasi terbaru kabupaten belu 00000042

informasi terbaru kabupaten belu 00000043

informasi terbaru kabupaten belu 00000044

informasi terbaru kabupaten belu 00000045

informasi terbaru kabupaten belu 00000046

informasi terbaru kabupaten belu 00000047

informasi terbaru kabupaten belu 00000048

informasi terbaru kabupaten belu 00000049

informasi terbaru kabupaten belu 00000050

informasi terbaru kabupaten belu 00000051

informasi terbaru kabupaten belu 00000052

informasi terbaru kabupaten belu 00000053

informasi terbaru kabupaten belu 00000054

informasi terbaru kabupaten belu 00000055

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

news-1701