URBANCITY.CO.ID – Kota Dubai di Uni Emirat Arab kembali menunjukkan inovasi mewahnya dengan rencana pembangunan jalan pertama di dunia yang dikonstruksi menggunakan emas. Proyek ambisius ini akan menjadi bagian dari distrik perhiasan baru yang dirancang khusus untuk menarik minat turis dan pemburu barang mewah dari seluruh dunia.
Distrik tersebut, yang diberi nama Gold District, merupakan kawasan yang dibangun khusus oleh pengembang properti Ithra Dubai. Tujuannya adalah memperkuat posisi emirat tersebut sebagai pusat industri logam mulia global.
Menurut Kantor Media Dubai, rincian lebih lanjut mengenai teknis pembangunan jalan emas ini akan diumumkan secara bertahap. Namun, proyek ini ditegaskan sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas kota.
“Emas telah terajut erat dalam budaya dan perdagangan Dubai, melambangkan warisan, kemakmuran, dan semangat kewirausahaan kami yang abadi,” ujar Ahmed Al Khaja, CEO Dubai Festivals and Retail Establishment.
Baca Juga :Â Serangan Israel di Gaza Tewaskan 523 Orang Meski Ada Gencatan Senjata
Berlokasi tepat di samping Gold Souk, pasar tradisional tertua yang ikonik di Dubai, distrik baru ini akan menawarkan fasilitas yang jauh lebih modern dan masif. Untuk retail, distrik ini akan menampung lebih dari 1.000 gerai emas, perhiasan, parfum, hingga kosmetik. Selain itu, lokasi itu akan dilengkapi dengan enam hotel baru untuk melayani wisatawan internasional.
Dalam skala ekonomi, proyek Dubai ini bertujuan menyatukan pedagang, investor, dan merek global dalam satu ekosistem. Langkah strategis ini didukung oleh data ekonomi yang kuat. Pada periode 2024-2025, Dubai tercatat mengekspor emas senilai kurang lebih 38,8 miliar pound sterling atau sekitar Rp776 triliun ke negara-negara seperti Swiss, Inggris, dan India.
CEO Ithra Dubai, Issam Galadari, menyatakan bahwa peluncuran Gold District merupakan babak baru yang signifikan bagi lanskap perhiasan kota.
“Distrik ini menyatukan warisan dan peluang bagi para pelaku pasar global sekaligus melayani pemburu perhiasan dari seluruh koridor perdagangan internasional,” tuturnya.
Dengan proyek ini, Dubai tidak hanya memperkaya atraksi wisatanya, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai destinasi mewah dunia. Masyarakat dapat menantikan bagaimana inovasi ini akan membawa kemakmuran baru bagi kota tersebut.




