Dominasi Tenaga Kerja Lokal dan Armada Nasional
Keberhasilan proyek yang berlangsung sejak akhir Desember 2025 hingga Januari 2026 ini kental dengan nuansa lokal. Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan oleh 100 persen tenaga kerja nasional dengan dukungan sembilan kapal berbendera Indonesia yang beroperasi secara simultan.
Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, mengapresiasi disiplin tim yang tetap terjaga meski dihantam cuaca ekstrem dengan kecepatan angin mencapai 30 knots dan gelombang setinggi 2,5 meter.
Baca Juga: Saham Elnusa Tembus Rekor Tertinggi, Didorong Kinerja Solid dan Strategi 2026
“Kami mengapresiasi dedikasi, disiplin, dan kolaborasi seluruh tim yang mampu menjaga standar operational excellence dan memastikan kualitas data tetap optimal sepanjang proyek berlangsung. Pencapaian ini menjadi fondasi bagi Elnusa untuk terus mengembangkan peluang pekerjaan berikutnya,” tutur Andri.
Apresiasi senada datang dari pihak pemberi kerja. *Field Supervisor* Pertamina Hulu Energi, Permana Citra Adi, menyatakan kepuasannya terhadap kualitas data seismik yang dihasilkan.
“Seluruh program dilaksanakan dengan baik dan aman meskipun terdapat berbagai tantangan keselamatan di area survei. Kami puas dengan kualitas data seismik yang diperoleh. Terima kasih, Elnusa,” pungkas Permana.
Dengan tuntasnya survei ini, Elnusa semakin mengukuhkan posisinya sebagai mitra strategis dalam memperkuat kegiatan hulu migas terintegrasi, demi menjaga keberlanjutan produksi energi di tanah air. (*)






