Baca juga: Indonesia Open 2026: BNI Sokong 21 Atlet Bulutangkis Nasional di Istora Senayan
“Kesempatan tersebut akan membantu atlet muda meningkatkan kepercayaan diri, memperkaya jam terbang internasional, serta memperkuat daya saing mereka di kancah global,” urai Okki.
Sederet Prestasi Menjanjikan Devin dan Faathir
Keputusan PBSI dan BNI memberikan panggung besar bagi Devin/Faathir bukanlah tanpa modal dasar. Sejak diracik bersama di kawah Pelatnas, grafik performa ganda putra muda ini terus meroket secara menjanjikan.
Sepanjang tahun 2025, lemari trofi mereka sudah dihiasi oleh gelar juara dari ajang Toyota Thailand International Challenge dan Odisha Masters di India.
Kedahsyatan pukulan mereka juga berhasil membawa duet ini menembus babak semifinal di sejumlah turnamen, seperti wondr by BNI Indonesia International Challenge I, wondr by BNI Indonesia Masters II, hingga lawatan ke Astana International Challenge di Kazakhstan.
Baca juga: Tekuk Shi Yu Qi, Alwi Farhan Cetak Sejarah Baru di Singapore Open Bersama BNI
Rentetan hasil positif di lapangan ini menjadi indikator kuat bahwa program pembinaan usia muda Indonesia sudah berjalan di rel yang tepat.
Menurut Okki, prestasi yang diraih Devin dan Faathir menunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan talenta. Yang dibutuhkan adalah kesempatan untuk berkembang, pengalaman bertanding yang memadai, serta dukungan yang konsisten dari seluruh ekosistem olahraga.
“Kami optimistis semakin banyak atlet muda Indonesia yang mampu mengikuti jejak para pendahulunya dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,” tambah Okki.




