Harta Karun Mineral Greenland: Alasan Trump Ingin Kuasai Pulau Es Ini

Bentang alam Greenland yang strategis dan kaya mineral kini menjadi pusat perhatian diplomasi dunia. (X/defense_civil25)

URBANCITY.CO.ID – Ketertarikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menguasai Greenland tidak hanya berkaitan dengan aspek wilayah atau posisi militernya di Kutub Utara. Di balik itu, tersimpan harta karun mineral langka yang kini menjadi rebutan kekuatan besar dunia, yaitu rare earth atau mineral tanah jarang.

Trump secara terbuka pernah menyebut bahwa AS membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional. Pernyataan itu menguatkan dugaan bahwa sumber daya alam Greenland, khususnya mineral kritis, telah menjadi bagian dari strategi geopolitik dan ekonomi Washington.

Melansir berbagai sumber, Greenland juga menyimpan beragam sumber daya alam lain, mulai dari bijih besi, grafit, tungsten, palladium, vanadium, seng, emas, uranium, tembaga, hingga minyak. Namun, yang paling menyita perhatian global adalah cadangan rare earth elements (REEs) atau mineral tanah jarang, yang menjadi komponen kunci dalam teknologi modern, mulai dari ponsel pintar, baterai kendaraan listrik, turbin angin, radar militer, hingga sistem pertahanan.

Berdasarkan berbagai kajian geologi internasional, Greenland menempati peringkat ke-8 dunia untuk cadangan rare earth, dengan estimasi mencapai 1,5 juta ton. Pulau Es itu juga memiliki dua deposit rare earth yang potensi geologisnya jauh lebih besar ketimbang cadangan feasible 1,5 juta ton, bahkan berpotensi menjadi yang terbesar di dunia, yaitu Kvanefjeld dan Tanbreez, yang sama-sama terletak di bagian selatan Greenland.

Baca Juga : Ambisi Trump Picu Penguatan Militer NATO di Greenland

Deposit Kvanefjeld tercatat sebagai salah satu deposit darat terbesar rare earth di dunia, dengan lebih dari 11 juta ton cadangan dan sumber daya, termasuk sekitar 370 ribu ton heavy rare earth, jenis mineral tanah jarang yang nilainya jauh lebih mahal karena perannya vital dalam teknologi tinggi. Kadar bijihnya mencapai sekitar 1,43 persen, jauh di atas rata-rata proyek rare earth global.

Sementara itu, Tanbreez bahkan diperkirakan menyimpan hingga 28,2 juta ton mineral rare earth, dengan sekitar 27 persen di antaranya merupakan heavy rare earth. Meski kadar bijihnya lebih rendah, nilai ekonominya tetap besar karena kandungan mineral strategisnya yang tinggi.

Ironisnya, hingga kini belum ada satu pun tambang rare earth yang benar-benar beroperasi di Greenland. Tantangan utamanya terletak pada iklim ekstrem, keterbatasan infrastruktur, serta isu lingkungan dan sosial. Hanya sekitar 20 persen wilayah Greenland yang bebas es, dengan suhu bisa mencapai di bawah minus 40 derajat Celsius. Namun, mencairnya lapisan es akibat perubahan iklim justru membuka akses baru ke kawasan mineral yang sebelumnya tak terjangkau.

Ketertarikan Trump terhadap Greenland juga tidak bisa dilepaskan dari persoalan rantai pasok global. Selama ini, China mendominasi lebih dari 70 persen produksi dan pemrosesan rare earth dunia, membuat negara-negara Barat rentan terhadap gangguan pasokan. Ketika China memberlakukan pembatasan ekspor mineral tertentu, industri otomotif, teknologi, hingga pertahanan Barat sempat terguncang.

Nah, Greenland dipandang sebagai alternatif penting bagi AS untuk mengurangi ketergantungan pada China. Pada 2019, AS bahkan sempat menandatangani nota kesepahaman dengan Greenland untuk mengembangkan mineral kritis, meski belum membuahkan produksi nyata. Pada 2025, Bank Ekspor-Impor AS juga menyatakan minat pembiayaan sekitar US$120 juta atau setara Rp2,02 triliun (asumsi kurs Rp16.902 per dolar AS) untuk proyek tambang Tanbreez.

Namun, persaingan tak hanya datang dari Amerika. China juga sudah lama melirik Greenland. Perusahaan rare earth China, Shenghe Resources, tercatat menjadi pemegang saham terbesar kedua di proyek Kvanefjeld dan pernah menandatangani kerja sama pengolahan hasil tambang di sana.

Meski kaya mineral, jalan Greenland menuju pusat industri rare earth dunia masih panjang. Selain infrastruktur yang minim dengan Greenland hanya memiliki sekitar 150 kilometer jalan raya di seluruh pulau, tantangan lain datang dari regulasi lingkungan dan penolakan masyarakat lokal, terutama terkait kandungan uranium yang kerap menyertai mineral rare earth. Pada 2021, pemerintah Greenland bahkan melarang penambangan mineral dengan kandungan uranium tinggi, yang otomatis menghambat proyek Kvanefjeld. Gugatan hukum dan perdebatan politik pun masih berlangsung hingga kini.

Related Posts

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

118000676

118000677

118000678

118000679

118000680

118000681

118000682

118000683

118000684

118000685

118000686

118000687

118000688

118000689

118000690

118000691

118000692

118000693

118000694

118000695

118000696

118000697

118000698

118000699

118000700

118000701

118000702

118000703

118000704

118000705

118000706

118000707

118000708

118000709

118000710

118000711

118000712

118000713

118000714

118000715

118000716

118000717

118000718

118000719

118000720

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000726

128000727

128000728

128000729

128000730

128000731

128000732

128000733

128000734

128000735

128000736

128000737

128000738

128000739

128000740

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000451

138000452

138000453

138000454

138000455

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

138000441

138000442

138000443

138000444

138000445

138000446

138000447

138000448

138000449

138000450

138000451

138000452

138000453

138000454

138000455

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

158000346

158000347

158000348

158000349

158000350

158000351

158000352

158000353

158000354

158000355

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000408

208000409

208000410

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

208000421

208000422

208000423

208000424

208000425

208000426

208000427

208000428

208000429

208000430

208000431

208000432

208000433

208000434

208000435

228000061

228000062

228000063

228000064

228000065

228000066

228000067

228000068

228000069

228000070

228000071

228000072

228000073

228000074

228000075

228000076

228000077

228000078

228000079

228000080

228000081

228000082

228000083

228000084

228000085

228000086

228000087

228000088

228000089

228000090

228000091

228000092

228000093

228000094

228000095

228000096

228000097

228000098

228000099

228000100

228000101

228000102

228000103

228000104

228000105

228000106

228000107

228000108

228000109

228000110

228000111

228000112

228000113

228000114

228000115

228000116

228000117

228000118

228000119

228000120

news-1701