Baca Juga: Menlu Iran Berbahasa Indonesia, Ucapkan Idul Fitri dan Puji Solidaritas RI
Konflik global telah memicu gangguan rantai pasok energi serta lonjakan harga pangan dan komoditas yang mengancam kesejahteraan rakyat di kawasan.
Airlangga menekankan perlunya langkah konkret melalui optimalisasi platform perdagangan seperti RCEP dan penguatan ketahanan energi melalui infrastruktur bersama.
“Untuk mengatasi disrupsi, diperlukan ketahanan energi, optimalisasi platform kerja sama yang ada, dan fokus pada penguatan perdagangan antar anggota ASEAN dengan mitra strategis,” tegas Airlangga.
Membangun Rantai Pasok Mandiri
Sebagai Ketua Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN Indonesia, Airlangga mendorong pemanfaatan ASEAN Power Grid (APG) dan ASEAN Framework Agreement on Petroleum Security (APSA). Langkah ini dianggap krusial untuk melindungi kawasan dari guncangan suplai energi global.
Baca Juga: Kabinet Jokowi Bukber, Menlu: Perkuat Solidaritas Untuk Palestina
Indonesia berharap sentralitas ASEAN mampu membangun rantai pasok yang mandiri dan tangguh, sehingga negara-negara anggota tidak hanya menjadi penonton dalam persaingan kekuatan besar dunia. (*)




