Baca Juga: ITDC Dukung UMKM The Mandalika Melalui Sosialisasi PIRT dan Halal
“Kawasan ini mempunyai daya tarik kuat melalui konsep integrated tourism destination yang memadukan sport tourism, hospitality, area komersial, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik. Kondisi ini memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal, UMKM, dan sektor hospitality di sekitar kawasan,” urai Troy Warokka dalam keterangannya.
Optimisme serupa disuarakan oleh pelaku usaha di garis depan. Direktur Utama Kleo Mandalika Resort, Satoki Okazaki, menilai kematangan kawasan ini menjadi jaminan investasi jangka panjang yang menjanjikan.
“Kami melihat The Mandalika berkembang menjadi destinasi yang semakin matang dan memiliki karakter yang kuat. Pertumbuhan aktivitas wisata, peningkatan konektivitas, serta pengembangan kawasan yang terus berjalan menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha dan investor untuk tumbuh bersama dalam keberlanjutan,” aku Satoki.
Penerbangan Internasional ke Lombok Tumbuh 35 Persen
Akselerasi The Mandalika sebagai destinasi premium juga ditopang oleh konektivitas udara yang kian solid. InJourney Airports mencatat arus penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok menembus 850.319 orang, alias tumbuh 18,4 persen.
Baca Juga: ITDC Gelar Pelatihan Hospitality, Tingkatkan Kualitas Pariwisata di The Mandalika
Lebih impresif lagi, total pergerakan maskapai udara seperti Garuda Indonesia, Citilink, AirAsia, hingga Scoot meroket hingga 35,3 persen untuk melayani 11 rute domestik dan dua rute internasional langsung ke Lombok.



