Baca Juga: Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Indonesia, BRI Salurkan Bantuan Beasiswa bagi Pelajar
“Kami secara aktif memberikan penguatan mental, motivasi, serta reframing positif dengan semangat TKA Jujur Gembira, kepada para murid agar mereka dapat menghadapi tes ini dengan rasa percaya diri yang tinggi, tetap tenang, dan terhindar dari kecemasan berlebih,” tutur Ruruh Wuryani.
Gaya hidup belajar mandiri berbasis platform digital juga tercermin dari keseharian peserta didik kota satelit.
Kristian, siswa kelas 12 SMAN 2 Tangerang sekaligus penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) asal Nabire, Papua Tengah, memanfaatkan konten edukasi media sosial untuk mengasah daya nalarnya setiap hari.
“Persiapan sudah dari sebelum ujian, pulang sekolah belajar, latihan-latihan soal buat persiapan. Misalnya kalau di kayak aplikasi yang kayak di TikTok atau enggak juga melalui website seperti itu sih,” ujar Kristian yang juga merupakan penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) asal Nabire, Papua Tengah.
Baca Juga: Investasi Talenta Seni Urban: Hi Jakarta Siap Tembus JTF Australia 2026
Kristian membidik kampus unggulan nasional demi membangun portofolio karier masa depan yang menjanjikan.
“Rencana lanjut kuliah, rencananya antara Universitas Negeri Jakarta (UNJ) atau di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),” ungkap Kristian.
Tata Kelola Digital Menjaga Kredibilitas dan Integritas Nilai
Mendikdasmen melanjutkan agenda pengawasan ke Posko Pelaksanaan TKA guna memantau integritas pelaksanaan ujian nasional secara hibrida.




