URBANCITY.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta membuka 264 kesempatan kerja melalui program padat karya penanganan sampah untuk periode November–Desember 2026. Program ini menawarkan upah Rp174.748 per hari dan tidak mensyaratkan ijazah atau pendidikan formal tertentu.
Kesempatan kerja tersebut diperuntukkan bagi warga ber-KTP DKI Jakarta, baik laki-laki maupun perempuan, dengan prioritas masyarakat yang masuk kelompok desil 1–5.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan program padat karya dirancang untuk memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekaligus meningkatkan keterlibatan warga dalam pengelolaan sampah.
“Program padat karya juga mendorong keterlibatan warga dalam penanganan sampah. Kami berharap program ini memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat upaya pengelolaan sampah di Jakarta,” ujar Dudi, Senin (26/10/2026).
Tersedia 264 Posisi, Mulai dari Pemilah Sampah hingga RDF Plant
Dudi menjelaskan, sebanyak 264 posisi yang dibuka merupakan kebutuhan DLH DKI Jakarta pada tahap ini, bukan keseluruhan kesempatan kerja dalam program padat karya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Baca juga: Pramono Pastikan TKN Tambora 01 Direvitalisasi, DED Ditargetkan Dikerjakan pada 2027
Lowongan tersebut terbagi menjadi tiga jenis pekerjaan, yakni:
- 139 petugas pemilah sampah organik dan anorganik.
- 25 tenaga pendukung (helper) RDF Plant.
- 100 petugas pengangkat sampah.
Penempatan peserta tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, dengan mempertimbangkan kesesuaian domisili masing-masing peserta.




