Baca Juga: Prediksi Proliga 2026: Duel Penentuan Puncak Klasemen Pertamina Enduro vs Gresik Phonska
Megawati Hangestri (Opposite): Menjadi jangkar serangan lokal. Keunggulannya adalah power dan variasi back-attack yang sulit dibaca.
Wilma Salas & Yana Shcherban (Outside Hitter): Dua pemain asing ini memberikan dimensi serangan dari sisi sayap yang sangat stabil. Salas dikenal dengan smash tajam, sementara Shcherban lebih taktis dalam penempatan bola.
Dampaknya: Lawan akan sangat sulit melakukan triple-block kepada satu orang, karena ketiga pemain ini memiliki persentase poin yang hampir setara.
2. Titik Lemah: Kerapuhan Receive dan Transisi
Seperti yang dikeluhkan pelatih Bülent Karslıoğlu, JPE memiliki masalah akut pada penerimaan servis (receive):
Masalah: Jika receive tidak sampai ke tangan setter secara akurat (bola A), maka setter terpaksa memberikan bola tinggi ke sayap. Ini membuat blok lawan sangat mudah untuk menutup pergerakan Megawati dkk.
Baca Juga: Megawati Hangestri Mengunci Tiket Empat Besar: Bawa Pertamina Enduro Tekuk Popsivo Polwan
Statistik Tersembunyi: Di laga terakhir melawan Gresik, banyak serangan JPE yang mental di blok karena alur serangan yang terlalu lambat akibat bola pertama yang kurang sempurna.
3. Faktor Pelatih: Taktik Eropa Bülent Karslıoğlu
Bülent membawa disiplin taktis khas Eropa. Ia sangat fokus pada detail posisi dan block-reading:
Strategi: JPE sering menggunakan taktik double-sub untuk menjaga tinggi net dan memperkuat pertahanan di posisi depan.






