Ia menambahkan, dengan waktu arus balik yang lebih pendek, Jasa Marga bersama pihak terkait lainnya harus berupaya maksimal mendistribusikan lalu lintas agar tidak terkonsentrasi pada satu waktu. Pergerakan lalin arus balik sendiri akan dimulai pada H+2 sd H+4 atau Sabtu, 13 April 2024, sampai Senin, 15 April 2024.
Subakti mengimbau masyarakat melakukan perjalanan kembali ke Jabodetabek lebih cepat sebelum puncak arus balik. Bagi yang memiliki kelonggaran waktu, bisa menggeser perjalanan sekaligus memanfaatkan potongan tarif tol 20% periode arus balik yang berlaku 17 April-19 April 2024. Jasa Marga akan memastikan pengguna jalan terlayani dengan baik, terutama di GT Cikampek Utama yang merupakan gerbang utama masuk Jabodetabek dari Jalan Tol Trans Jawa. Yaitu, dengan menambah sarana dan prasarana lalin serta petugas selain mengoperasikan jalur fungsional jalan tol.
Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS






