URBANCITY.CO.ID – Perum BULOG menggelar inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026. Fokus utama dalam pantauan lapangan ini adalah komoditas beras dan minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa seluruh jajaran di Kantor Wilayah dan Kantor Cabang telah diinstruksikan untuk memperketat pemantauan di pasar rakyat maupun pasar induk. Langkah ini diambil untuk meredam potensi lonjakan harga saat periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Kami memastikan stok nasional dalam kondisi aman, dan distribusi makin kami masifkan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran,” ujar Rizal dalam keterangannya, Selasa.
Cadangan Beras Capai 3,5 Juta Ton
Rizal menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan pangan. Saat ini, cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola BULOG berada dalam posisi yang sangat kuat.
Baca Juga: Antisipasi Ramadan 1447 H, BULOG Siapkan 146 Kios di Pasar Jakarta demi Jaga Harga Pangan
“Untuk beras stok Cadangan Beras Pemerintah dalam kondisi sangat aman saat ini ada sebanyak 3,5 juta ton,” ungkap Rizal.
Sementara untuk komoditas Minyakita, BULOG memastikan penyaluran tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Guna memangkas rantai pasok yang panjang, BULOG menerapkan skema distribusi langsung dari gudang ke pasar tradisional.




