URBANCITY.CO.ID – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri turun ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Didampingi jajaran Pemprov DKI Jakarta dan Badan Pangan Nasional, Roro menyisir lapak pedagang di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Maret 2026.
Peninjauan ini menjadi langkah krusial pemerintah dalam meredam gejolak harga yang biasanya melambung tinggi akibat lonjakan permintaan masyarakat di periode peak season.
“Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan masyarakat terhadap komoditas bapok cenderung meningkat. Oleh karena itu, kami terus memantau harga dan pasokan di lapangan agar tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujar Wamendag Roro di sela peninjauan.
Baca Juga: Wamendag Roro Esti Pantau Harga Pangan Batam: Stok Melimpah dan Program Diskon Ritel Berjalan
Pengawasan Ketat DMO Minyakita
Fokus utama Kementerian Perdagangan kali ini tertuju pada distribusi Minyakita. Berdasarkan pantauan di lokasi, stok Minyakita dari Perum BULOG tersedia dengan harga Rp15.700 per liter, masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Roro menjelaskan bahwa pemerintah telah memperketat tata kelola melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025.
Beleid ini mewajibkan produsen menyalurkan minimal 35 persen Domestic Market Obligation (DMO) Minyakita melalui BUMN Pangan, baik BULOG maupun ID FOOD.
“Sehingga proses pendistribusian dan pengawasan dapat berjalan lebih efektif,” lanjut Wamendag.




