Saat ini, kapasitas jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan utilisasi tinggi. Melalui infrastruktur baru ini, kapasitas dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps.
Baca Juga:Â Konektivitas untuk Kebersamaan, TelkomGroup Siap Sambut RAFI 2025
“Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital,” tegas Dian Siswarini.
Infrastruktur Terbuka untuk Ekosistem Digital
Berbeda dengan fasilitas di Merauke yang berfungsi sebagai cadangan (backup), Community Gateway Wamena didesain sebagai platform akses terbuka (open access).
Artinya, infrastruktur ini tidak hanya digunakan TelkomGroup, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh operator lain, ISP lokal, maupun institusi pemerintah.
Langkah ini diharapkan mampu mendukung layanan publik di sektor pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat kedaulatan infrastruktur digital nasional yang andal dan adaptif. (*)





