- SD Kristen 3 Bandar Jaya Lampung Tengah (1992)
- SMP Negeri 10 Bandar Jaya Lampung Tengah(1995)
- SMU Negeri 1 Terbanggi Besar (1998)
- Universitas Trisakti (2005).
Pengalaman dan sepak terjang Ardito
Ardito mulai karier sebagai dokter muda di beberapa puskesmas di Lampung Tengah.
Dia bertugas di Puskesmas Seputih Surabaya pada 2010–2011, terus pindah ke Puskesmas Rumbia pada 2011–2012.
Setelah itu, Ardito dipercaya jadi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2PL) Dinas Kesehatan Lampung Tengah pada 2014–2016.
Dia juga aktif ikut pelatihan buat tingkatin kompetensi mediknya.
Baca Juga : BNI Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Puncak Hakordia 2025 di Yogyakarta!
Dari data di laman pemerintah, dia ikut Pelatihan Hiperkes dan Keselamatan Kerja bagi Dokter Perusahaan/Instansi (2007), pelatihan penanganan menopause (2007), sampe penatalaksanaan nyeri terkini (2009).
Dia juga dalami pelayanan obstetri dan neonatal emergensi dasar (2009), teknologi kontrasepsi (2011), serta pelatihan P2 Tuberkulosis bagi petugas TB UPK (2011).
Selain itu, dia ikut pelatihan Practical Approach to Lung Health (PAL) pada 2013. Rangkaian pelatihan ini nunjukin keterlibatan Ardito yang cukup intens di isu kesehatan publik.
Rekam jejaknya juga kelihatan di berbagai organisasi profesi dan kepemudaan. Ini daftarnya:
- Koordinator PDNU Provinsi Lampung (2020–2024)
- Ketua AMPI Provinsi Lampung (2017–2022)
- Wakil Ketua KONI (2018–2022)
- Anggota Komite Eksekutif PSSI Kota Metro (2018–2021)
- Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kota Metro (2017–2022)
- Wakil Ketua DPD ASTTI Lampung (2017-2022)
- Koordinator TRIP IDI Cabang Lampung Tengah (2016–2019).
Di kehidupan sehari-hari, Ardito suka bermusik.
Dia sering unggah video di Instagram pribadinya, @ardito_wijaya.
“Kita bisa mengungkapkan semua ekspresi, membangkitkan semangat, dan merayakan sesuatu melalui musik dan lagu,” ujar pria tersebut dalam sebuah unggahannya.
Nah, itu dia profil dan sepak terjang Ardito. Kita tunggu pengumuman lebih lanjut dari KPK ya!






