URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan dukungan penuh terhadap program “Gentengisasi” yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi penguatan industri material bangunan nasional, peningkatan kualitas hunian, serta penerapan standar produk yang lebih ramah lingkungan.
Program Gentengisasi merupakan pilar dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Selain bertujuan memperbaiki estetika permukiman, inisiatif ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi melalui penyerapan produk-produk industri lokal.
Peluang Strategis Industri Keramik
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai kebijakan ini sebagai momentum emas bagi produsen genteng dan keramik dalam negeri untuk memperluas ekspansi dan meningkatkan kapasitas produksi.
Baca Juga: Kemenperin Beri Relaksasi SNI Wajib Baja Satu Tahun, Jamin Pasokan Konstruksi Aman
“Program gentengisasi ini menjadi momentum penting bagi industri genteng dan keramik nasional untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, sekaligus memperkuat struktur industri material bangunan dalam negeri,” ujar Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.
Standardisasi dan Kualitas Produk
Senada dengan Menperin, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, menekankan bahwa peningkatan volume produksi harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap standar mutu.
BSKJI berkomitmen memastikan produk yang sampai ke masyarakat memiliki daya tahan tinggi melalui standardisasi yang ketat.




