URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian terus memacu transformasi sektor manufaktur nasional untuk beralih ke konsep industri hijau.
Melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Padang, pemerintah menyediakan layanan sertifikasi dan standardisasi guna membantu pelaku industri meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menekan dampak lingkungan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa penerapan prinsip industri hijau bukan sekadar tren, melainkan strategi inti untuk memperkuat struktur industri nasional. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.
“Pemerintah terus mendorong pelaku industri untuk menerapkan prinsip efisiensi sumber daya dan produksi ramah lingkungan secara konsisten sebagai fondasi penguatan struktur industri nasional,” ujar Agus Gumiwang dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 5 Maret 2026.
Baca Juga: PGN Salurkan Gas ke Pabrik Baterai EV di Karawang, Dorong Industri Hijau
Efisiensi sebagai Daya Saing Global
Menurut Agus, perusahaan yang mengadopsi industri hijau akan mendapatkan nilai tambah signifikan, terutama dalam penghematan biaya produksi melalui optimalisasi energi, air, dan bahan baku.
Hal ini dinilai krusial untuk memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global yang kian menuntut standar keberlanjutan.
“Melalui penerapan prinsip tersebut, perusahaan dapat menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat posisi produk di pasar domestik maupun global,” tambah Menperin.




