URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) bergerak cepat. Mereka meninjau sejumlah perumahan subsidi yang terdampak banjir di Kabupaten Bekasi, Rabu, 28 Januari 2026.
Kunjungan ini untuk memastikan kondisi hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan merumuskan langkah penanganan yang tepat.
Lokasi yang ditinjau: Perumahan Sukamekar Regency, Mutiara Indah, Green Lavender, Nebraska Terrace Sukamekar, dan Grand Permata Residence. Semua terdampak luapan Kali CBL.
Tim PKP terdiri dari Inspektur Jenderal Heri Jerman, Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Fitrah Nur, Direktur Jenderal Perkotaan Sri Haryati, Staf Ahli Menteri Bidang Sistem Pembiayaan, Pencegahan Korupsi, dan Pemberdayaan Masyarakat Budi Permana, serta Staf Khusus Menteri Bidang Perbankan dan Pembiayaan Dwidadi Sugito.
Baca Juga: Kementerian PKP Dorong Pengembang Perumahan Bersubsidi Miliki Sertifikat Bangunan Ramah Lingkungan
Mereka observasi kondisi bangunan, dialog dengan warga, dan koordinasi dengan pengembang serta pemerintah daerah. Hasil awal: sejumlah unit rumah tergenang, butuh penanganan segera.
PKP menegaskan prioritas perlindungan hunian MBR. Langkah: pendataan rinci, koordinasi normalisasi sungai dengan Kementerian Pekerjaan Umum, kerja sama pengembang dan perbankan, serta sinkronisasi dengan daerah.
Kunjungan ini dasar rekomendasi teknis dan kebijakan lanjut, memastikan solusi cepat dan berkelanjutan bagi warga terdampak. (*)




