URBANCITY.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) langsung mengalihkan seluruh energi operasional mereka untuk menangani para korban ledakan kapal motor penumpang.
Armada penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 mengalami insiden kebakaran hebat saat sedang bersandar di Dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat, 12 Juni 2026.
Otoritas maskapai pelayaran pelat merah ini memprioritaskan pemberian bantuan medis serta pendampingan psikologis bagi keluarga penumpang yang terdampak musibah.
Direksi ASDP menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden menegangkan di ruang mesin kapal ferry tersebut.
Perusahaan memastikan tidak akan menelantarkan satu pun korban dan menjamin seluruh biaya pengobatan hingga pulih total.
Baca juga: Libur Panjang 2026, ASDP Perkuat Layanan 4 Pelabuhan Utama Antisipasi Lonjakan
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, memimpin langsung pembentukan tim tanggap darurat dari Jakarta.
Pikiran dan perhatian manajemen kini sepenuhnya tertuju pada ruangan perawatan intensif rumah sakit tempat para korban menginap.
Atas nama manajemen ASDP, ia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini.
Pikiran dan perhatian ASDP saat ini sepenuhnya tertuju kepada para korban yang sedang menjalani perawatan serta keluarga yang mendampingi mereka.
“Kami turut mendoakan agar seluruh korban diberikan kekuatan dan dapat segera pulih,” ujar Heru Widodo melalui keterangan resminya.
Heru berjanji bahwa perusahaannya akan terus mengawal setiap tahapan pemulihan fisik maupun mental para korban.




