Baca Juga: PalmCo Perluas 44 Ribu Hektare Sawit Berkelanjutan di Riau, Garap Skema Organik
Stabilnya pendapatan ini tak lepas dari penerapan standar budidaya perusahaan (PTPN) yang ketat, mulai dari pemilihan bibit unggul, manajemen pemupukan, hingga perawatan tanaman yang terencana.
Kembali ke Khittah Perusahaan Negara
Keberhasilan di Rimba Jaya ini dipandang sebagai model ideal hubungan antara perusahaan negara dan masyarakat.
Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menyebut capaian ini merupakan buah dari visi “tumbuh bersama masyarakat” yang diusung sejak era Jatmiko Santosa memimpin PTPN V pada 2019, yang kini menjabat sebagai Dirut PalmCo.
“Petani tidak lagi sekadar menjadi pemasok bahan baku, tetapi bagian dari ekosistem industri sawit yang sama,” kata Bambang.
Baca Juga: Ekonomi Hijau: PTPN IV PalmCo Bangun 16 Pabrik CBG, Target Serap 1.600 Tenaga Kerja Baru
Ia menegaskan bahwa perusahaan menempatkan asisten khusus untuk mendampingi petani mitra agar standar pengelolaan kebun rakyat setara dengan kebun inti milik perusahaan.
Dampak Ekonomi Nyata
Di Desa Rimba Jaya, THR puluhan juta rupiah itu segera berputar menjadi penggerak ekonomi desa. Perbaikan rumah, pembiayaan pendidikan anak hingga jenjang lebih tinggi, serta kemeriahan Lebaran yang lebih inklusif menjadi pemandangan nyata.
PTPN IV PalmCo sendiri saat ini mengelola sekitar 56.000 hektare lahan plasma di Riau. Pola transparansi manajemen koperasi dan jaminan produktivitas yang diberikan perusahaan terbukti mampu mengangkat derajat hidup ribuan keluarga petani.




