Baca Juga: HUT ke-53 ASDP: Perkuat Komitmen Keselamatan dan Catat Kinerja Positif di 2025
Skema One Gate System dan Pembatasan Truk
Sebagai strategi pengendalian kepadatan, ASDP menyiagakan 28 hingga 33 armada kapal operasional yang siap disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Sistem penundaan (delaying system) di area buffer zone dan posko mini juga dioptimalkan guna mengurai potensi antrean.
Khusus di lintas Merak–Bakauheni, ASDP memberlakukan rekayasa one gate system untuk memperlancar distribusi kendaraan ke pelabuhan.
Jika kepadatan meningkat drastis, kendaraan golongan besar (VI, VIII, dan IX) akan langsung dialihkan melalui Pelabuhan BBJ.
Baca Juga: Dukung Logistik Digital, ASDP Gandeng ALDEI Perkuat Konektivitas Maritim Nasional
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa penguatan di lintas Ketapang–Gilimanuk juga dibantu oleh pengoperasian KMP Roditha di Selat Bali. Ia pun mengingatkan pentingnya perencanaan perjalanan menggunakan aplikasi resmi.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk membeli tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy dan datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan pada tiket. Langkah ini penting untuk mendukung distribusi kendaraan yang lebih tertib dan mencegah penumpukan di area pelabuhan,” jelas Windy. (*)




