Kakak Asuh: Jembatan Empati
Keunikan sekolah ini terletak pada subprogram “Kakak Asuh”. Di sini, para pekerja muda PIEP terjun langsung menjadi pendamping. Hubungan yang terbangun bukan sekadar donor dan penerima manfaat, melainkan ikatan emosional.
Para Kakak Asuh belajar memahami dunia dari perspektif anak-anak istimewa ini—sebuah dunia yang penuh kejujuran dan tanpa prasangka. Interaksi ini secara perlahan mengikis stigma bahwa penyandang disabilitas adalah beban, melainkan individu dengan potensi estetika yang luar biasa.
Baca Juga: Perwira Pertamina Pimpin Operasi Migas Multinasional di Aljazair
Dari Sanggar ke Panggung Dunia
Program “Sahabat Istimewa in Action” telah membawa para siswa ini ke panggung-panggung formal yang sebelumnya mungkin hanya ada dalam mimpi mereka. Keberhasilan PIEP mengemas program ini hingga meraih Golden Peacock Global Award 2025 adalah bukti bahwa pemberdayaan yang dilakukan dengan hati akan diakui dunia.
Manager Relations PIEP menekankan bahwa program ini dirancang untuk membuka akses belajar yang setara dan mendorong kepercayaan diri melalui seni budaya. Dampaknya terasa nyata: para orang tua melaporkan peningkatan kemandirian anak-anak mereka secara signifikan.
Saat musik berakhir dan penonton berdiri memberikan standing ovation, di sanalah esensi keberhasilan sesungguhnya tercapai.
Bukan pada piala yang berkilau di Mumbai, melainkan pada senyum lebar seorang anak yang akhirnya merasa “terlihat” oleh dunia. Sekolah Tari Sahabat Istimewa telah membuktikan bahwa seni adalah bahasa universal yang mampu meruntuhkan tembok keterbatasan sedalam apa pun. (*)






