Mengejar Target Rp119 Triliun: Sinergi Kemendag dan Ritel Lewat Program Belanja Friday Mubarak

Wamendag Roro Esti dalam acara Kick-off Program Friday Mubarak di Kuningan City, Jakarta. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Kemendag)

URBANCITY.CO.ID – Di Lotte Mart Kuningan City, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026, Kementerian Perdagangan meresmikan “Friday Mubarak”, sebuah hajatan belanja skala besar yang mengawinkan kepentingan ritel modern dengan denyut pasar tradisional.

Melalui kegiatan itu, Pemerintah mulai memanaskan mesin konsumsi domestik menjelang kalender mentereng: Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Wakil Menteri Perdagangan, Roro Esti, yang memimpin langsung peluncuran program ini, menyebut sinergi tersebut bukan sekadar soal obral barang. Targetnya ambisius: transaksi sebesar Rp119 triliun hingga akhir Maret mendatang.

“Kemendag mendukung pelaksanaan program promosi belanja Friday Mubarak yang digagas pelaku usaha untuk menyambut Ramadan dan Lebaran 2026. Berbagai promosi yang ditawarkan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, serta memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ritel modern,” ujar Roro.

Baca Juga: Benteng Baja Nasional, Wamendag Dorong Penguatan Tata Niaga dan Proteksi Industri Lokal

Strategi yang digunakan cukup klasis namun masif. Mulai dari pangkas harga hingga 50 persen, skema beli satu gratis satu, hingga tawaran kembalian tunai (cashback). Yang berbeda kali ini adalah cakupannya yang menggurita.

Tercatat 200 jenama ritel, 414 pusat perbelanjaan, hingga 13.450 pasar rakyat di seluruh Indonesia dilibatkan dalam satu komando promosi.

Bagi Kemendag, keterlibatan 11 juta pedagang pasar dalam program ini menjadi kunci. Pemerintah berharap akses pemasaran produk lokal dan UMKM bisa terdongkrak melalui jaringan ritel yang lebih terorganisir.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.