“Kami berharap, pelaksanaannya berjalan transparan, memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan konsumen, serta memperkuat kemitraan usaha dan partisipasi UMKM dalam rantai pasok ritel nasional,” urai Roro.
Di sisi pelaku usaha, Head of Marketing Lotte Mart, Mohamad Syaeroni, optimistis lonjakan permintaan selama bulan suci dapat terlayani dengan distribusi yang aman.
Baginya, kolaborasi ini adalah jaminan agar stok tetap tersedia di tengah euforia belanja masyarakat yang diprediksi akan memuncak pada pertengahan Maret nanti. (*)






