URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT), pakaian jadi, hingga alas kaki nasional dalam kondisi prima untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kesiapan ini didukung oleh kinerja sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) yang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun lalu.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa momentum musiman ini selalu menjadi penggerak utama konsumsi domestik, terutama untuk produk busana muslim, perlengkapan ibadah, dan sepatu.
Industri dalam negeri dilaporkan telah melakukan persiapan produksi sejak awal tahun guna mengantisipasi permintaan yang memuncak.
“Kinerja sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) yang terus menunjukkan tren positif menjadi modal kuat bagi industri nasional dalam menjaga ketersediaan pasokan, kualitas produk, serta keterjangkauan harga di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran,” ujar Agus Gumiwang dalam keterangan resminya, Jumat, 13 Maret 2026.
IKFT Sebagai Tulang Punggung Ekonomi
Sepanjang tahun 2025, sektor IKFT mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,11 persen dengan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai 3,87 persen. Nilai ekspor di sektor ini pun cukup fantastis, yakni menembus angka USD 47,95 miliar, dengan serapan tenaga kerja total mencapai 6,71 juta orang.




