Menyisir Potensi Lokal dari Sigli hingga Bireuen
Agenda Safari Ramadan ini dimulai dengan ziarah ke Ruhul Fatayat Seulimeum, disusul salat zuhur di Masjid Agung Al-Falah Sigli.
Riefky juga menyempatkan diri meninjau infrastruktur pendukung ekonomi seperti Jembatan Gantung Garuda di atas Sungai Tiro yang menghubungkan Desa Tiba Masjid dan Desa Trubue di wilayah Pidie.
Tak hanya meninjau infrastruktur, Menteri Ekraf juga memantau langsung denyut ekonomi pasar dengan berbelanja takjil di Pasar Beureuneun dan melihat proses pembuatan Bubur Kanji Aceh yang ikonik di Masjid Al Husna Pidie.
Baca Juga: Orkestrasi Ruang Publik: Menteri Ekraf Jadikan Taman Kota Jantung Baru Ekonomi Kreatif
Rangkaian kerja ini ditutup dengan kunjungan ke Pondok Pesantren Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga di Bireuen hingga agenda sahur bersama.
Senada dengan semangat kolaborasi tersebut, tokoh masyarakat Tuan Wali Jabbar dalam kultumnya menekankan bahwa kreativitas adalah kunci fondasi ekonomi masa kini.
Pertumbuhan ekonomi semua bidang terkini harus punya skill yang kreatif sehingga membentuk fondasi awal untuk kebangkitan ekonomi dari daerah.
“Maka, momentum Ramadan tak hanya sekadar meningkatkan semangat dalam beribadah, tetapi kita harus semangat dalam membangun ekonomi kreatif dengan kegiatan-egiatan yang memberikan kenyamanan bersama,” ungkap Tuan Wali Jabbar. (*)






