URBANCITY.CO.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono di Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Pertemuan ini fokus membahas usulan pembangunan rumah susun (rusun) bagi prajurit TNI Angkatan Udara yang berlokasi di Lampung.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menyediakan hunian layak bagi aparat pertahanan negara.
Maruarar menegaskan bahwa kementeriannya sangat terbuka terhadap usulan pembangunan perumahan bagi prajurit sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan anggota TNI.
Baca Juga: Dibangun Sangat Cepat, Rusun ASN dan TNI di IKN Dapat Rekor MURI
“Kami menyambut baik usulan dari TNI Angkatan Udara terkait pembangunan rusun di Lampung. Ini bagian dari komitmen negara untuk memastikan prajurit memiliki hunian yang layak, aman, dan terjangkau,” ujar menteri yang akrab disapa Ara tersebut.
Solusi Lahan Terbatas dan Kebutuhan Tinggi
Pembangunan hunian vertikal atau rusun dipandang sebagai solusi strategis, terutama di kawasan yang memiliki keterbatasan lahan namun memiliki tingkat kebutuhan hunian yang mendesak.
Maruarar memastikan pihaknya akan segera melakukan kajian teknis terkait rencana ini.
“Kita akan pelajari lokasi, kesiapan lahan, serta skema pembiayaannya agar program ini bisa segera direalisasikan dan tepat sasaran,” tambahnya.
Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun 3 Rusun ASN dan TNI di Papua Barat Daya
Sebagai bentuk gerak cepat (gercep), Maruarar menginstruksikan jajarannya untuk langsung melakukan pengecekan lapangan pada akhir pekan ini.
“Untuk memastikan kesiapan lahan dan percepatan realisasi program, pada hari Minggu Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, akan turun langsung ke Lampung untuk melakukan survei lokasi. Kita ingin program ini bergerak cepat dan segera dirasakan manfaatnya oleh prajurit,” tegas Ara.
Dukungan untuk Kinerja Prajurit
KSAU Marsekal Tonny Harjono mengungkapkan bahwa kebutuhan rumah dinas bagi prajurit di wilayah Lampung saat ini masih cukup tinggi.
Keberadaan hunian yang dekat dengan tempat tugas dinilai krusial untuk menjaga kesiapan operasional personel.
Baca Juga: Wisma Arunika: Kementerian PKP Bangun Rumah Susun Prajurit TNI AL di Jawa Timur
“Kami mengusulkan pembangunan rusun bagi prajurit TNI AU di Lampung sebagai solusi atas kebutuhan hunian yang layak bagi anggota kami. Kami berharap usulan ini dapat segera ditindaklanjuti,” ujar KSAU Tonny Harjono.
Menurut KSAU, tempat tinggal yang layak dan stabil akan berdampak langsung pada ketenangan pikiran prajurit, yang pada akhirnya mendukung kinerja optimal dalam menjalankan tugas negara.
Sinergi antara Kementerian PKP dan TNI AU ini diharapkan dapat memangkas backlog perumahan di lingkungan militer secara signifikan. (*)