
Rusunawa Madiun
Dua hari sebelumnya, Kementerian PUPR juga menyelesaikan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) III bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Madiun, Jawa Timur. Direktur Rumah Susun Ditjen Perumahan Aswin Grandiarto Sukahar menyatakan, Rusunawa III MBR di Jalan Hayam Wuruk, Madiun, itu berisi 60 unit hunian tipe 36 dengan daya tampung 240 orang. Pembangunan rusun 4 lantai itu menelan biaya Rp19,422 miliar.
“Dari 60 unit hunian di Rusunawa III MBR di Kota Madiun, dua unitnya diperuntukan bagi difable,” kata Aswin saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPR RI ke rusun tersebut, Rabu (27/3/2024). Saat ini 30 unit rusun yang juga dibangun BP2P Jawa IV Ditjen Perumahan, Kementerian PUPR, itu sudah terhuni. Pimpinan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI Sadarestuwati, mengapresiasi pembangunan rusunawa tersebut.
Sementara Walikota Madiun Maidi berterimakasih atas dibangunnya Rusunawa MBR di Kota Madiun menyusul dua Rusunawa sebelumnya. “Saya minta dibangunkan lagi rusunawa dan semoga terealisasi,” ujarnya. Penambahan rusunawa dibutuhkan karena penduduk Kota Madiun terbilang padat dibanding luas wilayahnya yang kecil. “Jadi, penambahan rusunawa merupakan solusi yang tepat,” jelasnya.
Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS






