OJK Blokir 33 Ribu Rekening Judi Online, Kredit Perbankan Tembus Rp8.559 Triliun

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae saat memaparkan stabilitas perbankan nasional di Jakarta, Senin. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. OJK)

URBANCIY.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja intermediasi perbankan nasional tetap kokoh di tengah fluktuasi ekonomi global.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit pada Februari 2026 mencapai 9,37 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan nilai total sebesar Rp8.559 triliun.

Dilihat dari jenis penggunaannya, Kredit Investasi menjadi motor penggerak utama dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 20,72 persen. Menyusul di belakangnya, Kredit Konsumsi tumbuh 6,34 persen dan Kredit Modal Kerja sebesar 3,88 persen.

“Kredit korporasi menjadi kategori debitur dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 14,74 persen yoy. Jika ditinjau dari kepemilikan, bank BUMN mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 12,78 persen yoy,” ujar Dian dalam keterangannya, Senin, 6 April 2026.

Baca Juga: Cegah Penyalahgunaan Rekening Nasabah, BTN Apresiasi Langkah PPATK

Fenomena Buy Now Pay Later Perbankan

Salah satu sorotan dalam laporan kali ini adalah tren produk Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater yang dikelola perbankan. Meski porsinya terhadap total kredit baru sebesar 0,32 persen, pertumbuhannya tergolong sangat agresif.

Per Februari 2026, baki debet kredit BNPL yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) melonjak 26,41 persen yoy menjadi Rp27,8 triliun.

Padahal, pada Januari 2026 pertumbuhannya berada di angka 20,15 persen. Namun, jumlah rekening tercatat sedikit menyusut menjadi 30,55 juta dibandingkan posisi Desember 2025 yang sebanyak 31,2 juta rekening.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.