Untuk sinergitas, rencana aksi ketujuh adalah pendalaman pasar terintegrasi melalui sinergi OJK dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan stakeholder lain, guna memperkuat peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang. Kedelapan, penguatan kolaborasi dengan semua pihak untuk reformasi berkesinambungan.
Penegasan yang sama juga disampaikan Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi. Menurutnya, hal itu penting guna mengembalikan kepercayaan investor.
“OJK tentu akan terus hadir, akan bekerja bersama Bapak-Ibu sekalian dan terus bertindak secara nyata untuk menjaga kepercayaan publik dan tentu juga melindungi para investor di pasar modal kita,” ujar Hasan.
Baca Juga: OJK Rampungkan Penyidikan Kasus PT Crowde Membangun Bangsa
Selain itu, pihaknya bakal memastikan pasar modal dan seluruh pasar keuangan Indonesia akan tumbuh sehat, berintegritas, berdaya saing, dan juga berkelanjutan.
Ia juga menegaskan komitmen OJK untuk menjadikan pasar modal Indonesia solid, terpercaya, dan pilar utama ekonomi nasional.
Pada kesempatan yang sama, Plt Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, menyatakan BEI siap transparan untuk percepatan reformasi integritas sesuai permintaan MSCI, guna meningkatkan kepercayaan investor.
“Apa yang akan kami lakukan untuk melakukan pendalaman dari sisi demand khususnya, agar lebih banyak lagi investor asing masuk dengan penambahan bobot Indonesia di dalam konstituen. Antara lain adalah tadi juga sudah disampaikan, kami SRO akan meningkatkan disclosure,” tegas Jeffrey.






