OJK: Porsi Pembiayaan Multifinance ke UMKM Masih Rendah

Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK (Foto dok. OJK)

URBANCITY.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan (multifinance) 2024-2028 awal Februari lalu.

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, itu merupakan roadmap ketujuh bagi Dewan Komisioner OJK periode ini yang dilansir sesuai dengan amanat UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PMVL) OJK Agusman melalui keterangan tertulis beberapa waktu lalu, menyatakan, selain untuk mengembangkan industri jasa keuangan yang sehat dan berintegritas, roadmap perusahaan pembiayaan itu juga dalam rangka pendalaman pasar, peningkatan inklusi dan stabilitas sektor keuangan.

“Roadmap itu merupakan panduan bagi para pelaku untuk menhttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg kontribusi perusahaan pembiayaan terhadap perekonomian nasional, terutama dalam pembiayaan sektor produktif dan UMKM,” katanya.

Ia menyebutkan, secara umum perusahaan pembiayaan menunjukkan kinerja yang baik. Outstanding pembiayaannya tahun lalu tumbuh 13,23% dengan nilai Rp470,86 triliun. Kualitas risiko pembiayaannya juga terjaga dengan NPF (non-performing financing) 2,44%.

Namun, sebagian besar pembiayaan (52%) yang disalurkan perusahaan multifinance masih untuk kegiatan konsumtif. Porsi pembiayaan untuk sektor produktif dan UMKM, kendati terus meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, tetap masih rendah. Yaitu, 35,26% tahun lalu.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.