URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, memperketat pengawasan infrastruktur energi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Melalui agenda Management Walkthrough (MWT), jajaran direksi dan komisaris turun langsung ke delapan wilayah operasi guna menjamin keandalan penyaluran gas dan minyak nasional.
Rangkaian kunjungan yang dimulai sejak 4 Maret 2026 ini mencakup wilayah strategis mulai dari Pangkalan Brandan, Pekanbaru, Dumai, Palembang, Cikarang, Surabaya, Semarang, hingga Balikpapan. Agenda ini sekaligus dirangkaikan dengan Safari Ramadan untuk memperkuat koordinasi di lapangan.
Direktur Utama Pertagas, Indra P Sembiring, menegaskan bahwa peninjauan ini krusial untuk memastikan sistem operasional dalam kondisi prima guna mendukung aktivitas masyarakat dan industri domestik saat momen lebaran.
Baca Juga: HUT ke-19 Pertagas: Mengalirkan Energi Lewat Renovasi Panti hingga Santunan Nasional
“Kami memastikan bahwa penyaluran pasokan energi tidak terhambat, untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas masyarakat dan konsumen industri domestik jelang Idulfitri,” ujar Indra.
Keandalan Operasional dan Kinerja Positif
Keandalan infrastruktur Pertagas didorong oleh performa bisnis yang tumbuh positif sepanjang 2025. Pada segmen transportasi gas, perusahaan mencatatkan volume penyaluran lebih dari 1.500 MMSCFD, naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Transportasi minyak juga menunjukkan tren impresif dengan capaian 174 ribu BOPD atau tumbuh 8 persen. Sementara itu, layanan regasifikasi meningkat 6 persen menjadi 155 BBTUD, dan produksi LPG naik 5 persen dengan volume penyaluran melampaui 450 ton per hari.




